Warga mendorong sepeda motornya menerobos banjir di jalan yang tergenang setelah hujan deras di permukiman Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, Kamis (27/11/2025). (AFP/ Chaideer Mahyuddin)
ADVERTISEMENT
Seorang warga terlihat mendorong sepeda motornya menembus banjir yang menggenangi kawasan permukiman Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, pada Kamis (27/11/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat keberadaan Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka sebagai pemicu utama intensitas hujan.
Siklon tersebut bergerak ke arah barat mendekati daratan Aceh dengan kecepatan sekitar 10 km per jam, setelah sebelumnya terbentuk dari Bibit Siklon 95B di wilayah perairan timur Aceh. Kehadiran Siklon Tropis Senyar memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang diperkirakan masih berlanjut dan berpotensi memperburuk kondisi genangan di sejumlah wilayah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Foto udara menunjukkan pemandangan umum rumah-rumah penduduk di bawah awan setelah hujan lebat di Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, Kamis (27/11/2025). AFP/ Chaideer MahyuddinFoto udara menunjukkan seorang pria mengarungi banjir setelah hujan deras di permukiman Darul Imarah di pinggiran Banda Aceh, Kamis (27/11/2025). AFP/ Chaideer MahyuddinWarga mendorong sepeda motornya menerobos banjir di jalan yang tergenang setelah hujan deras di permukiman Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, Kamis (27/11/2025). AFP/ Chaideer MahyuddinKendaraan bermotor melewati banjir di jalan yang tergenang setelah hujan deras di permukiman Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, Kamis (27/11/2025). AFP/ Chaideer MahyuddinWarga melewati banjir di jalan yang tergenang setelah hujan deras di permukiman Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, Kamis (27/11/2025). AFP/ Chaideer MahyuddinWarga menyelamatakan hewan peliharaannya di kawasan perumahan yang tergenang banjir di permukiman Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, Kamis (27/11/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Aceh berpotensi mengalami hujan lebat Aceh disertai angin kencang hingga 19 Mei 2026, meningkatkan kewaspadaan akan bencana hidrometeorologi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatera Utara dan Maluku. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan lebat dan dampak cuaca ekstrem yang mengintai
BMKG mengidentifikasi dua titik Sirkulasi Siklonik di perairan Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat hingga sangat lebat di berbagai wilayah, masyarakat diimbau waspada.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan **Peringatan BMKG Aceh** terkait potensi bencana hidrometeorologi, memprediksi hujan lebat akan melanda 23 kabupaten/kota di Aceh dalam dua periode.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepri mengeluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem di seluruh wilayahnya pada 28-30 November 2025, menyusul laporan BMKG terkait siklon tropis yang memicu potensi bencana hidrometeorologi.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat 17 kabupaten/kota di provinsi itu dilanda bencana alam, memicu kekhawatiran akibat Siklon Tropis Senyar.
BMKG kembali mengingatkan masyarakat Sumatera Utara untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi hingga 27 November 2025. Apa saja pemicunya?
Masyarakat di wilayah pantai barat selatan Aceh diimbau waspada terhadap dampak bibit siklon di Samudera Hindia yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat dan angin kencang.
BMKG peringatkan dampak Siklon Ragasa, Super Topan yang diprediksi sangat kuat pada 2025, memicu hujan lebat, petir, dan angin kencang di pesisir Aceh.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi Bibit Siklon Tropis Aceh di Samudera Hindia, mengancam cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang. Apa dampaknya?
PT Arkadia Digital Media Tbk mencatat pertumbuhan laba bersih sepanjang tahun buku 2025 dan menegaskan optimisme terhadap pengembangan bisnis pada periode menda
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis penjara kepada empat prajurit TNI dalam perkara penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus