Fakta Unik PSIM Belum Kalah Tandang, Pelatih Pena Minta Persita Tak Remehkan PSIM Yogyakarta
Pelatih Carlos Pena meminta Persita Tangerang tidak meremehkan PSIM Yogyakarta di BRI Super League pekan kesembilan. Meski tim promosi, PSIM punya rekor tandang impresif.
Pelatih kepala Persita Tangerang, Carlos Pena, mengeluarkan peringatan serius kepada skuadnya menjelang pertandingan penting di pekan kesembilan BRI Super League. Pena secara tegas meminta timnya untuk tidak sedikit pun memandang sebelah mata kekuatan dari PSIM Yogyakarta.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 17 Agustus, pukul 15.30 WIB, di markas kebanggaan Persita, Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Peringatan ini datang mengingat PSIM Yogyakarta, meski berstatus tim promosi, telah menunjukkan performa yang sangat menjanjikan di liga.
Kekhawatiran Pena bukan tanpa alasan, sebab PSIM Yogyakarta saat ini berada di papan atas klasemen sementara dan memiliki rekor tandang yang belum terkalahkan. Oleh karena itu, Persita Tangerang dituntut untuk tampil maksimal dan fokus penuh menghadapi lawan yang tangguh ini.
Waspada Kekuatan PSIM Yogyakarta yang Tak Terduga
Carlos Pena menyoroti bahwa PSIM Yogyakarta, meskipun baru promosi, bukanlah tim yang bisa dianggap enteng. Klub berjuluk Laskar Mataram ini telah berhasil membangun skuad yang kompetitif dengan perpaduan pemain berpengalaman.
"Mereka mungkin memang tim yang baru promosi, tetapi memiliki banyak pemain berpengalaman di sepakbola Indonesia. Mereka telah merekrut pemain asing yang bagus, yang telah bermain di banyak pertandingan Liga 1 musim sebelumnya, dan juga pemain lokal yang berpengalaman," ungkap Pena, dikutip dari laman resmi klub pada Senin (13/10).
Kombinasi pemain lokal dan asing yang berkualitas ini menjadi salah satu faktor kunci di balik performa impresif PSIM Yogyakarta. Mereka berhasil menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengumpulkan 12 poin dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni.
Rekor Tandang Impresif Laskar Mataram
Salah satu aspek yang paling diwaspadai oleh pelatih berkebangsaan Spanyol ini adalah rekor tandang PSIM Yogyakarta yang luar biasa. Laskar Mataram tercatat belum pernah menelan kekalahan saat bermain di luar kandang.
Dari empat pertandingan tandang yang sudah dijalani, PSIM Yogyakarta berhasil meraih tiga kemenangan dan satu hasil seri. "Jadi mereka bermain sangat baik di laga tandang. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, melawan lawan yang sangat tangguh, tetapi kami datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri yang baik dan momentum yang baik," jelas Pena.
Kondisi ini menuntut Persita Tangerang untuk bekerja ekstra keras dan tidak lengah sedikit pun. Setiap detail kecil di lapangan akan sangat menentukan hasil akhir dari pertandingan yang diprediksi akan berjalan ketat ini.
Persiapan Matang dan Harapan Dukungan Suporter
Menghadapi pertandingan sulit ini, Carlos Pena memastikan bahwa kondisi fisik dan mental para pemain Persita Tangerang berada dalam keadaan prima. Tim pelatih telah menyusun program latihan intensif untuk menjaga kebugaran dan fokus para pemain.
"Kondisi para pemain baik. Tim libur selama empat hari, dan setelahnya kami akan menjalani sesi latihan di lapangan dan juga di pusat kebugaran untuk meningkatkan kebugaran. Waktu istirahat kami tidak akan selama tim lain, jadi saya rasa kami akan benar-benar siap untuk pertandingan berikutnya," tutup Pena.
Selain persiapan teknis dan fisik, Pena juga menekankan pentingnya dukungan dari para penggemar Persita. "Detail akan menjadi pembeda dalam pertandingan ini, dan saya pikir salah satu detail tersebut adalah dukungan dari para Persita Fans. Saya harap mereka bisa datang dalam jumlah besar untuk mendukung dan membantu kami dalam pertandingan yang sulit ini," sambung dia. Kehadiran suporter diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi Persita Tangerang untuk meraih hasil positif di kandang sendiri.
Sumber: AntaraNews