Fakta Unik: Pariwisata NTB Sasar 3 Negara Kunci untuk Genjot Kunjungan Wisatawan
Pariwisata NTB serius menggarap pasar Australia, Malaysia, dan Singapura untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Strategi promosi dan konektivitas penerbangan jadi fokus utama.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB serius menggarap potensi pariwisata. Mereka menargetkan tiga negara sebagai pasar utama untuk menggenjot angka kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjadikan NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Kepala BPPD NTB, Sahlan M. Saleh, mengungkapkan bahwa Australia, Malaysia, dan Singapura menjadi fokus utama. Ketiga negara ini dipilih berdasarkan pemetaan permintaan wisatawan yang tinggi terhadap destinasi di NTB. Prioritas ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata daerah.
Pertemuan antara Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dengan manajemen BPPD NTB pada Rabu lalu di Mataram menandai komitmen ini. Diskusi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, untuk menyelaraskan strategi. Tujuannya adalah menarik sebanyak mungkin wisatawan berkualitas ke NTB.
Fokus Pasar Utama dan Strategi BPPD NTB
Sahlan M. Saleh menjelaskan bahwa Australia, Malaysia, dan Singapura telah lama menjadi pintu masuk utama bagi wisatawan ke NTB. Hal ini didukung oleh konektivitas penerbangan yang sangat memadai dari dan ke negara-negara tersebut. Pemetaan ini dilakukan secara cermat untuk memastikan efektivitas promosi pariwisata.
Misi Gubernur NTB sangat jelas, yaitu menjadikan NTB sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang mampu menarik wisatawan berkualitas. Wisatawan berkualitas di sini diartikan sebagai mereka yang memiliki daya beli cukup untuk berkontribusi pada ekonomi lokal. Ini adalah target utama yang ingin dicapai oleh pemerintah daerah.
Untuk mencapai target ambisius ini, BPPD NTB telah menyiapkan berbagai strategi komprehensif. Strategi tersebut meliputi penguatan upaya promosi, khususnya di tiga pasar utama internasional tersebut. Namun, promosi juga tidak terbatas pada pasar internasional, melainkan juga menyasar pasar domestik di seluruh Indonesia.
Selain promosi, BPPD NTB juga fokus pada penguatan destinasi wisata yang ada. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata juga menjadi prioritas penting. Terakhir, penguatan citra pariwisata NTB di mata dunia terus dilakukan untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Peran Konektivitas Penerbangan dan Data Kunjungan Wisatawan
Khusus untuk pasar Australia, BPPD NTB bersama pemerintah daerah berkolaborasi dengan maskapai nasional untuk membuka kembali penerbangan langsung. Rute Perth ke Lombok menjadi salah satu fokus utama, mengingat potensi pasar yang besar dari Australia. Upaya ini meniru kemitraan sukses sebelumnya dengan JetStar dan AirAsia.
Dalam waktu dekat, tim dari NTB berencana mengunjungi Perth untuk berdiskusi langsung dengan pihak terkait. Tujuan kunjungan ini adalah untuk meningkatkan faktor muatan penerbangan yang baru dibuka. Promosi paket-paket wisata menarik akan digencarkan untuk memaksimalkan ketersediaan penerbangan dan menarik wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, menegaskan bahwa Pemprov NTB mengikuti arahan gubernur untuk memperkuat penerbangan langsung. Arahan ini bertujuan untuk menghubungkan beberapa wilayah melalui bandara dengan penerbangan langsung. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan dan kesinambungan sektor pariwisata.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) NTB menunjukkan tren positif dalam kunjungan wisatawan. Pada April 2023, jumlah wisatawan domestik dan internasional yang berkunjung ke NTB meningkat signifikan. Peningkatan ini mencapai 43,58% untuk wisatawan asing dan 35,74% untuk wisatawan domestik dibandingkan bulan sebelumnya.
Jumlah wisatawan mancanegara yang tiba melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) pada April 2023 mencapai 7.812 orang. Angka ini naik drastis dari 5.441 orang pada Maret 2023. Dominasi wisatawan asing berasal dari:
- Eropa: 3.100 orang
- ASEAN: 2.811 orang
- Asia non-ASEAN: 1.169 orang
- Oseania: 352 orang
- Amerika: 331 orang
- Timur Tengah: 25 orang
- Afrika: 24 orang
Sementara itu, kunjungan wisatawan domestik ke NTB pada April 2023 mencapai 1.427.974 orang, menunjukkan pertumbuhan yang kuat di pasar lokal.
Sumber: AntaraNews