Fakta Terkini: Tiga Jenazah Pekerja Freeport Ditemukan, Total Lima Korban Insiden Tambang Grasberg
Tim tanggap darurat PT Freeport Indonesia berhasil menemukan tiga jenazah pekerja di tambang Grasberg, menambah total korban menjadi lima. Bagaimana kelanjutan pencarian korban lainnya?
Tim tanggap darurat PT Freeport Indonesia telah berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah pekerja dari lokasi insiden luncuran material basah. Penemuan ini terjadi di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) Tembagapura, Mimika, pada Minggu siang dan petang, 5 Oktober.
Insiden tragis yang menyebabkan para pekerja terjebak ini diketahui terjadi pada malam 8 September 2025 lalu. Proses evakuasi dan identifikasi jenazah dilakukan dengan penuh kehati-hatian oleh tim medis dan kepolisian setempat.
Dengan penemuan terbaru ini, total sudah lima jenazah pekerja yang berhasil dievakuasi dari tujuh pekerja yang sebelumnya dilaporkan terjebak. Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung untuk menemukan dua pekerja lainnya yang belum ditemukan.
Identifikasi Jenazah dan Proses Evakuasi
Manajemen PT Freeport Indonesia mengonfirmasi bahwa penemuan tiga jenazah pekerja tersebut terjadi dalam rentang waktu yang berbeda. Satu jenazah ditemukan pada sekitar pukul 12.00 WIT, sementara dua jenazah lainnya berhasil dievakuasi pada sekitar pukul 16.53 WIT di hari yang sama.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, jenazah pekerja yang ditemukan pada Minggu siang terkonfirmasi atas nama Victor Bastida Ballesteros. Victor adalah seorang pekerja ekspatriat asal Republik Chili yang merupakan karyawan PT Redpath Indonesia.
Sementara itu, dua jenazah pekerja lainnya yang ditemukan pada Minggu petang masih dalam proses identifikasi oleh tim medis dan pihak kepolisian. Proses ini penting untuk memastikan identitas korban dan memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu.
Sebelumnya, dua jenazah pekerja dari PT Cita Contract juga telah ditemukan pada Sabtu, 20 September, dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini menjadi bagian dari serangkaian upaya evakuasi yang terus dilakukan oleh tim tanggap darurat.
Komitmen dan Belasungkawa Manajemen Freeport
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden ini. Beliau menegaskan bahwa para pekerja yang menjadi korban adalah bagian dari keluarga besar Freeport, bukan hanya rekan kerja.
“Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua. Atas nama pribadi dan perusahaan. Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” ujar Tony Wenas.
Tony Wenas juga memastikan bahwa penemuan tiga jenazah pekerja ini merupakan kemajuan signifikan dalam upaya pencarian korban sejak peristiwa nahas itu terjadi. Pihak perusahaan berkomitmen penuh untuk melanjutkan upaya penyelamatan.
“Kami memastikan PT Freeport Indonesia memberikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga rekan kerja yang telah berpulang, serta dukungan penuh terhadap proses identifikasi,” tambah Tony Wenas. Komitmen ini mencakup dukungan psikologis dan administratif bagi keluarga korban.
Sumber: AntaraNews