PLN IP Bidik Ekspansi Bisnis ke Amerika Latin dan Karibia
Menurut PLN IP, kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi bersih.
PT PLN Indonesia Power (PLN IP) membidik peluang ekspansi bisnis di kawasan Amerika Latin dan Karibia sebagai upaya memperluas pasar perusahaan secara global.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta mengatakan, kawasan Amerika Latin dan Karibia menjadi salah satu pasar strategis yang sejalan dengan agenda ekspansi dan pengembangan bisnis berkelanjutan perusahaan di tingkat global.
"PLN Indonesia Power terus memperluas peran dan kontribusinya tidak hanya sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, tetapi juga sebagai perusahaan energi yang memiliki daya saing global," ujarnya dikutip dari Antara.
Menurut dia, kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi bersih dan pihaknya siap menghadirkan pengalaman, teknologi, serta kapabilitas perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bersama para mitra internasional.
"Langkah ini sekaligus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia dan percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," ujar Bernadus.
Langkah nyata PLN IP tersebut ditegaskan pula melalui partisipasinya dalam forum "2nd Ambassadors' Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean", yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri di Kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (21/5).
Wakil Menteri Luar Negeri Arief Havas Oegroseno, yang hadir dalam forum tersebut, menegaskan pentingnya mempererat kerja sama investasi antarnegara di sektor energi bersama kawasan Amerika Latin dan Karibia.
"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan, di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief.
Kesiapan Perusahaan Menangkap Peluang
Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah memaparkan kesiapan perusahaan dalam menangkap peluang investasi dan kerja sama konkret di kawasan tersebut.
Ia menjelaskan PLN Indonesia Power saat ini memiliki kapabilitas end-to-end dalam mengelola pembangkit nasional berkapasitas mencapai 22,1 GW, serta pengalaman dalam mengembangkan berbagai proyek energi baru terbarukan dan solusi energi berkelanjutan.
"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan keunggulan strategis kami di sektor energi. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra di kawasan Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi yang saling menguntungkan," ujarnya.
Julita menambahkan pengalaman dan kapabilitas perusahaan dalam pengembangan energi bersih menjadi modal penting untuk memperluas penetrasi di pasar energi hijau global.
"PLN Indonesia Power, melalui anak usaha kami PLN IP Renewables, berkomitmen untuk memperluas jejak energi bersih kami ke kawasan Amerika Latin dan Karibia. Dengan dukungan radiasi matahari yang tinggi di kawasan tersebut, kami sangat tertarik untuk mengeksplorasi proyek solar PV berskala besar," ujarnya.
Peluang Pengembangan Minihidro
Selain itu, PLN IP juga melihat peluang besar pada pengembangan minihidro dengan memanfaatkan keunggulan teknologi turbin andal dari perusahaan.
"Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk studi kelayakan bersama, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis," terangnya.
Dengan pengalaman, kapabilitas, dan rekam jejak yang dimiliki, lanjut Julita, PLN Indonesia Power siap membangun kemitraan strategis yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak serta mendukung pertumbuhan industri energi global yang lebih hijau, andal, dan berkelanjutan.