Bupati Gorontalo Ajak Warga Aktif dalam Pencegahan Narkoba Jelang PENAS KTNA 2026
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerukan partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan narkoba, khususnya menjelang Pekan Nasional KTNA XVII 2026, demi menjaga citra daerah dan menciptakan lingkungan yang aman.
Bupati Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ajakan ini disampaikan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026. Langkah strategis ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kesuksesan acara nasional tersebut.
Sofyan Puhi menegaskan bahwa pencegahan narkoba bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat terkait semata. Peran serta aktif dari setiap individu dan keluarga sangat diperlukan untuk menjaga diri dari pengaruh buruk narkoba. Masyarakat diharapkan turut serta dalam menjaga lingkungan sekitar dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang yang merusak.
Imbauan ini disampaikan di Gorontalo pada Minggu, 7 Juni 2026, sebagai bagian dari persiapan daerah menyambut tamu-tamu PENAS KTNA. Dengan partisipasi aktif seluruh elemen, diharapkan Gorontalo dapat menjadi tuan rumah yang baik dan berkesan. Hal ini juga akan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta yang datang ke Provinsi Gorontalo.
Peran Penting Masyarakat Menjaga Citra Daerah dan Pencegahan Narkoba Gorontalo
Bupati Sofyan Puhi menekankan pentingnya masyarakat Gorontalo untuk menjaga nama baik daerah di kancah nasional. Sebagai tuan rumah PENAS KTNA XVII, Gorontalo harus mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh tamu yang hadir. Lingkungan yang bebas dari berbagai aktivitas yang dapat merusak citra daerah menjadi prioritas utama demi kesuksesan acara.
Masyarakat diwajibkan untuk tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga turut serta melindungi keluarga dan lingkungan dari penyalahgunaan narkoba. Upaya kolektif ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan. Dengan demikian, Gorontalo dapat menunjukkan keramahan dan keamanan optimal kepada para peserta PENAS KTNA.
Keamanan daerah menjadi salah satu aspek krusial yang harus dijaga dengan ketat selama perhelatan akbar PENAS KTNA berlangsung. Diharapkan tidak ditemukan "rantai-rantai yang tidak baik" terkait penyalahgunaan narkoba di seluruh wilayah Gorontalo. Hal ini akan memastikan bahwa setiap tamu memperoleh kesan positif dan pengalaman yang menyenangkan selama berada di Gorontalo.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Generasi Sehat dan Bebas Narkoba
Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gorontalo atas peran aktifnya dalam upaya pencegahan narkoba. Apresiasi juga diberikan kepada komunitas pelari, pemerintah kecamatan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi ini. Kolaborasi multi-pihak ini menjadi fondasi kuat dalam upaya bersama memerangi narkoba.
Sinergi antara pemerintah daerah, BNN, komunitas olahraga, dan masyarakat merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk masa depan. Upaya ini bertujuan membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari jerat narkoba. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak muda Gorontalo.
Bupati Gorontalo menegaskan bahwa kegiatan pencegahan ini adalah bukti nyata kolaborasi terbaik untuk membangun masa depan daerah yang dicintai. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Gorontalo bertekad untuk menyukseskan PENAS KTNA. Sekaligus, memastikan wilayahnya bersih dari penyalahgunaan narkoba demi kesejahteraan bersama.
Sumber: AntaraNews