Fakta Menarik: Pemkab Sigi Libatkan Kades dan Warga Jadi Garda Terdepan Pemberantasan Narkoba Sigi

Pemkab Sigi serius dalam Pemberantasan Narkoba Sigi, mengajak kepala desa dan masyarakat bersatu padu. Ini langkah strategis untuk lingkungan bebas narkoba.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: Pemkab Sigi Libatkan Kades dan Warga Jadi Garda Terdepan Pemberantasan Narkoba Sigi
Pemkab Sigi serius dalam Pemberantasan Narkoba Sigi, mengajak kepala desa dan masyarakat bersatu padu. Ini langkah strategis untuk lingkungan bebas narkoba. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, secara aktif mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat untuk bersatu padu dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, dalam sebuah pertemuan di Desa Kalukubula pada Minggu lalu. Inisiatif ini menandai komitmen serius pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari ancaman narkotika.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat gerakan masyarakat melawan penyalahgunaan narkoba yang kian mengkhawatirkan. Pemkab Sigi mendukung penuh terbentuknya kepengurusan Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) di tingkat kabupaten. Dukungan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi sinergi lintas sektor dalam mewujudkan visi tersebut.

Bupati Intjenae menegaskan bahwa peran aktif dari berbagai elemen masyarakat adalah kunci utama keberhasilan program ini. Seluruh pihak, mulai dari keluarga hingga lingkungan sosial, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda terdepan. Mereka harus melindungi generasi muda dari bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi bukti nyata dukungan terhadap upaya bersama membangun masyarakat yang bersih dan bebas dari narkoba. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Tujuannya adalah mewujudkan lingkungan yang steril dari penyalahgunaan zat adiktif.

Pembentukan kepengurusan Granat Kabupaten Sigi dipandang sebagai langkah strategis yang sangat penting. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat gerakan masyarakat. Granat akan berperan aktif dalam mengedukasi dan mengawasi penyebaran narkoba di Sigi.

Dukungan penuh dari Pemda Sigi terhadap Granat menunjukkan keseriusan dalam menghadapi tantangan ini. Dengan adanya Granat, diharapkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba semakin meningkat. Ini juga akan memicu partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan di Sigi.

Intjenae mengemukakan bahwa upaya pencegahan narkoba harus dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. Keluarga memiliki peran fundamental sebagai benteng utama bagi generasi muda. Mereka harus dilindungi dari godaan penyalahgunaan narkoba yang bisa datang kapan saja.

Selain keluarga, sekolah dan lingkungan sosial juga memegang peranan krusial dalam membentuk karakter dan memberikan edukasi. Pendidikan tentang bahaya narkoba harus diintegrasikan dalam kurikulum sekolah dan disosialisasikan secara masif di komunitas. Hal ini penting untuk menciptakan pemahaman yang komprehensif.

Seluruh elemen masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi dan pengawasan sosial di lingkungannya masing-masing. Dengan pengawasan yang ketat dan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan lingkungan Sigi dapat menjadi tempat yang aman. Ini akan meminimalisir risiko penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan dewasa.

Bupati Sigi menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata. "Pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab moral seluruh lapisan masyarakat," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya ini.

Kepala desa dan masyarakat di setiap wilayah diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya ini. Mereka adalah pihak yang paling dekat dengan realitas sosial di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, peran mereka dalam mendeteksi dan melaporkan aktivitas mencurigakan sangat vital untuk keberhasilan pemberantasan narkoba.

Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, kepala desa, dan masyarakat, diharapkan jaringan penyalahgunaan narkoba dapat diputus. Sigi akan menjadi daerah yang benar-benar bersih dari ancaman zat terlarang ini. Upaya bersama ini merupakan investasi penting bagi masa depan generasi penerus di Kabupaten Sigi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi