Fakta Menarik: Priska Nugroho Runner Up Ganda ITF W100 Incheon, Hadapi Eks Partner di Final!
Petenis putri Indonesia Priska Nugroho meraih posisi runner up ganda ITF W100 Incheon bersama Hiroko Kuwata, menghadapi lawan yang tak asing di final. Simak perjalanan mereka!
Petenis putri kebanggaan Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Ia sukses meraih posisi runner up pada turnamen ganda ITF W100 Incheon di Korea Selatan. Prestasi ini menambah daftar capaian membanggakan bagi dunia tenis Tanah Air.
Berpasangan dengan petenis Jepang Hiroko Kuwata, Priska harus mengakui keunggulan lawan di babak final. Mereka ditaklukkan oleh pasangan unggulan kedua, Saki Imamura/Sohyun Park, dalam pertandingan sengit. Pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu, setelah upacara penyerahan trofi.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, pencapaian Priska Nugroho ini tetap patut diapresiasi. Priska dan Hiroko menunjukkan performa luar biasa sepanjang turnamen. Mereka berhasil menembus babak puncak setelah melewati serangkaian pertandingan ketat.
Perjalanan Menuju Final yang Penuh Tantangan
Priska Nugroho dan Hiroko Kuwata, yang merupakan unggulan ketiga, memulai perjalanan mereka di ITF W100 Incheon dengan mulus. Mereka sukses membungkam pasangan tuan rumah Heerae Im/Dabin Kim dengan straight set pada babak pertama. Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi pasangan tersebut untuk melaju.
Tantangan yang lebih berat datang di babak perempat final ketika mereka bertemu pasangan Korea Selatan Dayeon Baek/Eunhye Lee. Priska/Hiroko harus berusaha lebih keras dan akhirnya mengemas kemenangan rubber set. Hasil ini memastikan langkah mereka untuk melaju pada babak semifinal.
Di babak empat besar, Priska/Hiroko kembali tampil prima dan menunjukkan dominasi mereka. Mereka berhasil menundukkan unggulan pertama asal Jepang dan Thailand, Momoko Kobori/Peangtarn Plipuech, dengan straight set. Kemenangan meyakinkan ini mengantarkan Priska Nugroho dan partnernya ke babak puncak.
Pertarungan Sengit di Babak Puncak dan Fakta Menarik
Sayangnya, tren positif Priska Nugroho dan Hiroko Kuwata tidak dapat mereka pertahankan di babak final ITF W100 Incheon. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Jepang-Korea Selatan Saki Imamura/Sohyun Park. Pertandingan berakhir dengan skor 3-6, 6-4, 7-10 setelah pertarungan yang sangat ketat.
Menariknya, Priska memiliki sejarah unik dengan kedua lawannya di final. Ia pernah berpasangan dengan Saki Imamura dan Sohyun Park dalam ajang ITF sebelumnya. Fakta ini menambah dimensi tersendiri pada pertandingan puncak yang penuh emosi tersebut.
Meskipun hasilnya adalah runner up, Priska Madelyn Nugroho tetap bersyukur atas pencapaian ini. "Bersyukur dengan apa pun yang terjadi. Terima kasih, Tuhan," tulis Priska dalam unggahan bersama Hiroko usai upacara penyerahan trofi. Pengalaman berharga ini tentu akan menjadi bekal penting bagi karier tenisnya.
Kiprah Priska di Sektor Tunggal dan Tur Eropa
Selain di sektor ganda, Priska Nugroho juga turut serta di sektor tunggal ITF W100 Incheon. Namun, perjalanannya di kategori ini harus terhenti lebih awal. Petenis berusia 22 tahun itu kalah di babak pertama setelah menghadapi petenis kualifikasi Varvara Panshina dengan skor 1-6, 6-2, 5-7.
Sebelum kembali ke Asia, Priska telah menjalani tur Eropa yang padat pada bulan lalu. Di sana, Priska berhasil meraih gelar juara ganda ITF W35 Erwitte di Jerman. Kala itu, ia berpasangan dengan petenis Belgia Tilwith Di Girolami, menunjukkan konsistensi performanya di sektor ganda.
Tur Eropa Priska dimulai dengan ITF W35 Horb di Jerman pada akhir Juli, kemudian berlanjut ke ITF W75 Hechingen, dan turnamen Flanders Ladies Trophy Koksijde ITF W50+H KOKSIJDE di Belgia. Meskipun di beberapa turnamen tunggalnya kandas di babak awal, pengalaman bertanding di berbagai ajang internasional ini sangat berharga bagi Priska.
Sumber: AntaraNews