Fakta Baru: Motor Hasil Curian 3 Bocah SD di Gresik Ternyata Cuma Dibeli Rp150 Ribu
Polisi menemukan fakta baru cerita tiga bocah SD di Gresik, Jawa Timur yang mencuri motor hingga empat kali itu.
Polisi menemukan fakta baru cerita tiga bocah SD di Gresik, Jawa Timur yang mencuri motor hingga empat kali itu. Kepolosan tiga bocah tersebut rupanya dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk membeli sepeda motor hasil curian hanya seharga Rp150 ribu saja.
Cerita ini diperoleh polisi dari pengakuan sementara ketiga bocah SD yang sempat tertangkap oleh warga tengah mendorong motor curiannya.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al Qarni mengatakan, salah satu motor hasil curian telah dijual kepada orang tak dikenal dengan harga Rp150 ribu. Sementara itu, motor lainnya belum sempat dijual.
"Ada yang sudah terjual, seharga Rp150 ribu saja pada orang tak dikenal," ungkapnya, Kamis (20/3).
Saat ini, penyidik berupaya mengungkap lebih jauh kasus ini dan telah memanggil orang tua dari ketiga bocah bocah tersebut.
Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hendri Hadiwoso, menyatakan bahwa para orang tua telah memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan.
"Orang tua mereka telah kami panggil dan dimintai keterangan. Mereka mengaku tidak ada yang menyuruh anak-anak itu melakukan pencurian," katanya.
Kurang Pendidikan dan Pola Asuh
Dari hasil pemeriksaan, ketiga bocah tersebut berasal dari lingkungan keluarga yang kurang harmonis. Orang tua mereka telah berpisah, sehingga masing-masing anak tinggal bersama kakek, nenek, atau paman mereka.
"Kurangnya pendidikan dan pola asuh yang baik membuat mereka sering beraktivitas tanpa pengawasan," tambah Hendri.
Saat ini, kasus tersebut masih terus dikembangkan oleh kepolisian untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain serta keberadaan motor yang belum ditemukan.
Ia pun memastikan, jika ketiga anak tersebut melakukan aksi pencurian atas inisiatif sendiri, tanpa ada dorongan atau perintah dari pihak lain.
"Tidak ada yang menyuruh, murni dari mereka sendiri tanpa paksaan," ujarnya.
Kasus Terbongkar
Diketahui, peristiwa pencurian motor itu terjadi pada Selasa (18/3) sekitar pukul 04.30 WIB. Ketiga bocah yang masih duduk di bangku SD dipergoki warga mencuri sepeda motor Yamaha Mio warna putih biru milik Ade (35) di Tlogopojok, Gresik, Jatim.
Sebelum melakukan aksi pencurian, 3 bocah itu mengatur strategi dan mendapati motor tersebut tidak dikunci setir. Ketiga bocah itu kemudian mendorong sepeda motor tersebut dan aksinya dipergoki warga lalu diserahkan ke pihak kepolisian.
Aksi ketiga bocah ini rupanya bukan kali pertama. Dari pemeriksaan, ketiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu mengaku sudah berhasil melakukan pencurian motor dengan cara yang sama sebanyak tiga kali.
Apes, aksi mereka yang keempat kalinya justru tepergok warga yang curiga dengan gelagat ketiganya saat mendorong motor curian.