Emosi Aisah Tak Terbendung Tahu Adik Kesayangannya Umar Dipukul Saat Demo: Dia Hanya Mencari Nafkah
Ojol asal Sukabumi, Umar, jadi korban pemukulan saat demo di Jakarta.
Bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian yang terjadi di Jakarta pada Kamis (28/8) menyisakan luka mendalam bagi keluarga di Sukabumi. Salah satu korban adalah Moh Umar Amiruddin (31).
Ia adalah pengemudi ojek online (ojol) asal Kampung Sukamukti, Desa Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Kini kondisinya terbaring lemah di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Pelni, Jakarta.
Umar adalah anak kesembilan dari sebelas bersaudara pasangan almarhum H. Kosasih dan Yoyoh.
Sehari-hari ia tinggal di kawasan Slipi, Jakarta Barat, bekerja keras mengandalkan motor tuanya demi menghidupi diri dan membantu keluarganya di kampung.
Namun takdir berkata lain. Keluarga di Sukabumi dikejutkan kabar yang tak pernah diharapkan melalui grup WhatsApp warga Cikidang.
Umar menjadi korban dalam insiden bentrokan saat sedang menjalankan pekerjaannya.
"Kami mendapat kabar kalau adik saya sedang menurunkan penumpang, tiba-tiba ada orang tidak dikenal menarik dan memukulnya," tutur Siti Nur Aisah (32), kakak korban, Jumat (29/8).
Akibat kejadian itu, Umar mengalami luka serius pada bagian rahang hingga sulit berbicara.
Mendengar kondisi adiknya, Saripudin, kakak korban kemudian bergegas bersama Ketua RT setempat menuju rumah sakit di Jakarta untuk memastikan keadaan Umar.
"Adik saya tidak tahu apa-apa, dia hanya sedang bekerja mencari nafkah," tegas Aisah.
Ia menambahkan, keluarga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini agar tidak ada lagi pekerja kecil yang menjadi korban.
Keprihatinan juga datang dari pemerintah daerah. Bupati Sukabumi, Asep Japar (Asjap), menyampaikan simpati mendalam.
"Turut prihatin atas kejadian yang menimpa Muhammad Umar, warga Cikidang yang mengalami luka saat unjuk rasa di Jakarta," ucap Asjap.
Bupati memastikan, Pemkab Sukabumi siap membantu biaya perawatan Umar.
"Kami sudah memastikan jika Umar dirawat di Sukabumi, maka biaya kesehatannya akan dibantu oleh bupati sebagai rasa empati," tambahnya.