Tragis! Mahasiswa UPI Bandung Korban Penusukan di Tengah Demo, Awalnya Hendak Menolong Orang

Seorang mahasiswa UPI Bandung menjadi korban penusukan di tengah demo. Awalnya berniat menolong, ia justru ditikam OTK. Bagaimana kronologi insiden penusukan mahasiswa UPI ini?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tragis! Mahasiswa UPI Bandung Korban Penusukan di Tengah Demo, Awalnya Hendak Menolong Orang
Seorang mahasiswa UPI Bandung menjadi korban penusukan di tengah demo. Awalnya berniat menolong, ia justru ditikam OTK. Bagaimana kronologi insiden penusukan mahasiswa UPI ini? (Merdeka.com)

Ilham Renal, seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkatan 2019 yang baru saja menyandang gelar sarjana, menjadi korban kekerasan dan penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) di tengah keramaian demonstrasi. Insiden tragis ini terjadi di sekitar Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, pada Sabtu malam, 30 Agustus.

Peristiwa penusukan mahasiswa UPI ini bermula ketika Ilham, yang tidak terlibat dalam aksi massa, berusaha menolong seseorang yang sedang dikeroyok. Ia berteriak meminta pengeroyokan dihentikan, namun justru membuatnya turut menjadi sasaran kekerasan dari sekelompok orang yang tidak dikenal.

Akibatnya, Ilham ikut dikeroyok, helmnya terlepas, dan kepalanya dipukuli. Meskipun telah menjelaskan bahwa ia tidak terlibat dalam demonstrasi, ia justru mendapat ancaman diculik sebelum akhirnya ditolong oleh seseorang yang membantunya melarikan diri ke ambulans.

Kronologi Penusukan dan Kondisi Awal Korban

Setelah berhasil melarikan diri dari keroyokan, Ilham Renal merasakan pegal di tubuhnya namun tidak menyangka telah ditusuk. Ia baru menyadari adanya darah saat mendapatkan pertolongan pertama di kawasan Universitas Pasundan (Unpas).

Dari Unpas, Ilham kemudian dibawa ke kawasan Universitas Islam Bandung (Unisba) dan dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung karena mengalami sesak napas. Di RSHS, tim medis menemukan luka tusuk di punggung Ilham dan mendapati paru-paru kirinya tidak berfungsi dengan baik.

Kondisi ini mengharuskan Ilham segera menjalani operasi. Menurut keterangan Kepala Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik (KKIPP) UPI, Vidi Sukmayadi, Ilham ditusuk di bagian punggung sekitar pukul 19.00-20.00 WIB oleh sekelompok orang tak dikenal di sekitar Jalan Trunojoyo.

Vidi menambahkan bahwa saat kejadian, Ilham sedang menonton aksi tersebut dan terseret massa yang berlarian, hingga akhirnya menerima tusukan. Beruntung, ada massa lain yang membantu membawanya ke tim kesehatan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Dukungan Penuh dari Pihak Universitas Pendidikan Indonesia

Pihak Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membenarkan bahwa Ilham Renal adalah mahasiswanya. Vidi Sukmayadi menjelaskan bahwa Ilham baru saja menyelesaikan sidang yudisium pada Jumat, 29 Agustus, sehari sebelum insiden penusukan.

Saat ini, kondisi Ilham Renal dilaporkan stabil setelah mendapatkan tindakan medis yang diperlukan. Meskipun secara fisik sudah lebih baik, Ilham masih terpukul secara psikologis akibat kejadian penusukan ini.

Vidi Sukmayadi menegaskan komitmen UPI untuk memberikan pendampingan hukum dan dukungan penuh untuk perawatan medis yang mungkin dibutuhkan Ilham. Pihak kampus akan menunggu kondisi kesehatan Ilham pulih sepenuhnya sebelum mengambil langkah selanjutnya terkait aspek hukum.

Fokus utama saat ini adalah pemulihan kesehatan Ilham Renal. Pihak universitas berharap masyarakat dapat memberikan doa terbaik agar Ilham segera pulih total dari luka fisik dan trauma psikologis yang dialaminya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi