Dua Petenis Tenis Indonesia Tersingkir di Awal Seri VII ITF M25 Bali, Satu Lagi Menanti Hujan Reda!
Dua wakil Tenis Indonesia harus mengakhiri kiprahnya lebih awal di babak pertama Seri VII ITF M25 Bali, sementara satu petenis lainnya harus menunggu pertandingan ditunda akibat cuaca. Bagaimana nasib mereka selanjutnya?
Dua petenis tunggal putra Indonesia harus mengakhiri perjuangan mereka di babak pertama ajang bergengsi Amman Men’s World Tennis Championship Seri VII. Turnamen ITF World Tennis Tour M25 ini berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada hari Selasa, 9 September.
Salah satu petenis, Gunawan Trismuwantara, terpaksa mundur dari pertandingan karena mengalami cedera pergelangan kaki kiri. Insiden ini terjadi saat ia menghadapi unggulan kelima asal Italia, Niccolo Catini, di set pertama.
Sementara itu, wakil tuan rumah lainnya, Tegar Abdi Satrio Wibowo, juga harus mengakui keunggulan lawan. Harapan Tenis Indonesia kini tertumpu pada Lucky Candra Kurniawan yang pertandingannya tertunda akibat hujan deras.
Cedera Menghentikan Langkah Gunawan Trismuwantara
Gunawan Trismuwantara menjadi petenis pertama dari Tenis Indonesia yang harus tersingkir dari kompetisi ini. Ia tidak dapat melanjutkan pertandingan melawan unggulan kelima asal Italia, Niccolo Catini, karena cedera yang dialaminya.
Saat kedudukan 2-3 pada set pertama, Gunawan berusaha mengejar bola dan mengalami cedera pada pergelangan kaki kirinya. Insiden ini terjadi pada menit ke-32 pertandingan, yang langsung menghentikan jalannya laga.
Meskipun tim medis segera memberikan perawatan, petenis berusia 23 tahun tersebut akhirnya memutuskan untuk mundur dari pertandingan. Keputusan ini secara otomatis meloloskan Niccolo Catini ke babak kedua turnamen tenis internasional tersebut.
Tegar Abdi Satrio Wibowo Tak Berdaya, Lucky Candra Kurniawan Tertunda
Nasib serupa juga dialami oleh wakil Tenis Indonesia lainnya, Tegar Abdi Satrio Wibowo. Ia harus mengakui keunggulan telak dari unggulan keempat asal Jepang, Koki Matsuda, dengan skor akhir 0-6, 3-6. Kekalahan ini membuat Tegar juga harus angkat kaki dari turnamen.
Di sisi lain, harapan Tenis Indonesia masih menggantung pada Lucky Candra Kurniawan. Petenis berusia 21 tahun ini berhasil lolos dari babak kualifikasi dan menunjukkan performa menjanjikan di babak utama.
Lucky berhasil merebut set pertama atas Anders Matta dari Amerika Serikat dengan skor 6-2. Ia bahkan sudah unggul 5-3 di set kedua sebelum pertandingan terpaksa dihentikan. Hujan deras yang mengguyur kawasan ITDC Nusa Dua memaksa penundaan pertandingan hingga Rabu, 10 September pagi.
Selain laga Lucky, seluruh pertandingan tunggal dan ganda lainnya yang dijadwalkan pada hari yang sama juga ikut ditunda. Cuaca buruk menjadi faktor utama yang mempengaruhi jalannya turnamen tenis internasional ini.
- Niccolo Catini (Italia) vs Gunawan Trismuwantara (Indonesia) 3-2 (mundur)
- Lucky Candra Kurniawan (Indonesia) vs Anders Matta (AS) 6-2, 5-3 (tunda)
- Alexander Klincharov (Selandia Baru) vs Sehaj Singh Pawar (India) 6-1, 6-4
- Felix Mischker (Inggris) vs Vadym Konovchuk (Ukraina)
- Alexey Aleshchev (Rusia) vs Joris Hoogland (Belanda) 6-2, 6-0
- Koki Matsuda (Jepang) vs Tegar Abdi Satrio Wibowo (Indonesia) 6-0, 6-3
Sumber: AntaraNews