Dua Bulan Usai Dihantam Bencana, Begini Proses Pemulihan di Wilayah Sumatra
Prabowo meminta perkembangan pemulihan di wilayah terdampak bencana dilakukan berkala.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menyatakan pemulihan di wilayah terdampak bencana di Sumatra menunjukkan kemajuan sangat cepat dalam waktu dua bulan terakhir. Hal tersebut, kata dia terlihat dari berbagai capaian konkret di sektor perumahan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi.
“Saat ini kita sudah memasuki dua bulan pascabencana. Data, fakta, dan realitas di lapangan menunjukkan hasil kerja yang super cepat dan konkret dari pemerintah,” kata Teddy dalam konferensi pers Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatra di gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).
Teddy menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, relawan, serta masyarakat.
Menurut Teddy, dalam dua bulan terakhir telah tersedia 5.500 unit hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana. Bahkan, dalam satu bulan terakhir saja, 1.500 unit hunian telah selesai dibangun dan siap digunakan.
“Beberapa bukti konkret yang telah dicapai dalam dua bulan ini antara lain, telah tersedia 5.500 hunian. Bahkan dalam satu bulan terakhir saja, sudah selesai dibangun 1.500 unit hunian yang siap digunakan,” jelas dia.
Pemulihan Infrastruktur
Selain hunian, pemulihan juga dilakukan pada infrastruktur lainnya seperti jembatan hingga ruas jalan. Tercatat 98 jembatan telah diperbaiki dan kembali berfungsi di seluruh provinsi terdampak. Sementara itu, 99 ruas jalan nasional yang sebelumnya terputus kini sudah dapat dilalui kembali secara normal.
Kemudian, di sektor kesehatan terdapat 87 rumah sakit (RS) dan 867 puskesmas yang sebelumnya terdampak bencana kini telah siap kembali melayani masyarakat dalam waktu satu hingga dua bulan.
“Di bidang kesehatan, terdapat 87 rumah sakit dan 867 Puskesmas yang sebelumnya terdampak, kini sudah siap kembali melayani pasien,” ujar Teddy.
Lalu, lanjut Teddy, di sektor pendidikan juga menunjukkan kemajuan yang signifikan. Di mana sekolah-sekolah terdampak bencana dilaporkan hampir 100 persen kembali beroperasi.
“Selain pembangunan fisik, fokus Satgas dan seluruh tim juga tertuju pada penyaluran dana, baik dana ke Pemerintah Daerah (Pemda) maupun dana bantuan langsung kepada warga yang terdampak,” kata Teddy.
Prabowo Minta Update Pemulihan Bencana Sumatra Berkala ke Publik
Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kementerian/lembaga yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatra untuk menyampaikan perkembangan pemulihan di daerah terdampak bencana secara berkala kepada publik.
“Beliau menginstruksikan agar seluruh Satgas, setiap menteri, maupun pejabat terkait terus menyampaikan informasi dan pembaruan (update) secara berkala kepada publik,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).
Dia mengatakan bahwa Presiden Prabowo terus memantau perkembangan pemulihan di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Sehingga, instruksi tersebut disampaikan untuk memastikan proses pemulihan berjalan transparan dan terpantau.
“Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan di daerah bencana secara berkelanjutan,” ujar Teddy.
Menurut Teddy, penyampaian informasi secara rutin kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan seluruh proses pemulihan berjalan sesuai rencana.
Selain itu, Teddy menyebut berbagai capaian konkret telah dihasilkan dalam dua bulan pascabencana, mulai dari penyediaan hunian, pemulihan infrastruktur, hingga pemulihan layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemerintah, lanjutnya akan terus mengupayakan percepatan pemulihan dengan melibatkan seluruh elemen, termasuk TNI, Polri, relawan, serta masyarakat, agar kondisi di daerah terdampak dapat segera pulih sepenuhnya.
“Ke depannya, kemajuan pemulihan ini akan terus kita upayakan dengan kecepatan maksimal,” kata Teddy.