Sorot
{{caption}}
Gol Telat Erling Haaland Antar Norwegia ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Brasil Menunggu

{{caption}}
Hasil Pantai Gading vs Norwegia: Viking Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026

{{caption}}
Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem

{{caption}}
Pramono Minta Senayan City dan Plaza Senayan Terhubung Terowongan Bawah Tanah

{{caption}}
Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU

{{caption}}
Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem

Topik Terkait
{{caption}}
Pemkab Aceh Tamiang Pacu Rehabilitasi Sawah Pascabencana, Target Rampung Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus memacu program rehabilitasi sawah pascabencana, dengan 702,45 hektare lahan tuntas direhabilitasi. Program ini kunci tingkatkan produktivitas pertanian di Aceh Tamiang.

{{caption}}
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Kebut Pemulihan Lahan Pascabencana Sumatera

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemulihan ekonomi masyarakat pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi permanen.

{{caption}}
Ribuan Hektare Sawah di Lokasi Bencana Sumatera Kembali Ditanami, Sumbar Capai 98 Persen

Amran, mengatakan rehabilitasi sawah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

{{caption}}
Satgas PRR Gencarkan Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus menggenjot rehabilitasi lahan pertanian di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, demi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

{{caption}}
Pemerintah Genjot Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir di Sumatra untuk Jaga Ketahanan Pangan

Satuan Tugas PRR pemerintah terus menggenjot pemulihan lahan pertanian pascabanjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pasokan beras aman dan mencegah alih fungsi lahan.

{{caption}}
Satgas PRR Percepat Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Sumatera

Satgas PRR mempercepat rehabilitasi sawah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Langkah ini krusial untuk menjamin pasokan beras, pemulihan petani, dan menjaga ketahanan pangan daerah.

{{caption}}
Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak

Berdasarkan data Satgas PRR 24 April 2026, tercatat dari total 42.702 hektare sawah yang menjadi sasaran rehabilitasi sawah di tiga provinsi terdampak.

{{caption}}
Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Kasatgas Tito Karnavian, menegaskan bahwa rehabilitasi sawah tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik lahan, tetapi juga mencakup penguatan aspek legalitas.

{{caption}}
Satgas PRR Percepat Pemulihan Pascabencana, Lumpur dan Sawah Rusak Dikebut

Satgas PRR terus bergerak cepat memulihkan wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera. Pembersihan lumpur dan rehabilitasi lahan sawah menjadi fokus utama demi normalisasi aktivitas masyarakat dan pasokan pangan.

{{caption}}
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Langkah pembersihan lumpur ini dilakukan untuk memulihkan aktivitas masyarakat serta memastikan fasilitas publik yang sempat terdampak banjir & longsor.

{{caption}}
Rehabilitasi Sawah Pascabencana: Petani Aceh Kembali Bertani dengan Harapan Baru

Program **Rehabilitasi Sawah Pascabencana** hidrometeorologi di Sumatera mengembalikan harapan petani Aceh, memungkinkan mereka kembali menggarap lahan yang sempat hancur.

{{caption}}
Anggaran Cair, Satgas PRR Minta K/L dan Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen di Sumatra

Pemerintah telah menyiapkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp100,1 triliun untuk periode 2026–2028.

{{caption}}
Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Dorong Semua Pihak Eksekusi Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatra

Hingga 11 Juni 2026, sejumlah kementerian dan lembaga telah menerima alokasi anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dari Kementerian Keuangan.

{{caption}}
Satgas PRR Tegaskan TKD Jadi Salah Satu Instrumen Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan penambahan TKD sebesar Rp10,6 triliun bagi tiga provinsi terdampak.

{{caption}}
Kebut Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Menurut Tito, pelibatan pihak ketiga dapat menjadi salah satu solusi untuk mempercepat normalisasi sungai.

{{caption}}
Satgas Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana Sumatra

Pemerintah daerah diharapkan dapat berbagi peran dan tanggung jawab dengan pemerintah pusat guna menghindari tumpang tindih pekerjaan di lapangan.

{{caption}}
Kasatgas Tito soal Pemulihan Pascabencana di Provinsi Aceh: Sudah Normal, tapi Belum Permanen

Berdasarkan hasil evaluasi pemerintah, kondisi di berbagai wilayah terdampak saat ini telah jauh lebih baik dibandingkan saat bencana terjadi.

{{caption}}
Cerita Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Di tengah keterbatasan tersebut, Milawati memilih untuk bangkit. Bersama keluarganya, ia membuka usaha kecil di kawasan huntara.

{{caption}}
Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatra Tunjukkan Kemajuan, Infrastruktur Permanen Jadi Prioritas

Saat ini penanganan bencana di Sumatra telah memasuki tahap pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi.

{{caption}}
Kondisi Terkini Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sumatra, Masuki Fase Permanen Usai Renduk Pascabencana Terbit

Terbitnya Renduk menjadi tonggak penting dalam perjalanan pemulihan wilayah terdampak.

{{caption}}
Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur Strategis di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Hal itu untuk memastikan berbagai proyek penanganan jalan, jembatan, tanggul, dan pengendalian sungai berjalan sesuai target.

{{caption}}
Satgas PRR Minta Kementerian dan Lembaga Percepat Pengajuan Anggaran Pemulihan Pascabencana

Pemerintah telah menyiapkan dukungan kebijakan dan anggaran sehingga seluruh kementerian dan lembaga perlu bergerak cepat.

{{caption}}
Sekjen Kemendagri Minta Percepatan Kelengkapan Administrasi K/L untuk Pencairan Anggaran Pascabencana Sumatra

Tomsi menyampaikan pentingnya sinergi dalam pembiayaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera tahun 2026