Drama Kartu Merah dan Penalti Gagal Iringi Kemenangan Tipis Levante Kalahkan Getafe di Liga Spanyol
Levante sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Getafe dalam laga sengit Liga Spanyol, diwarnai drama kartu merah dan dua penalti gagal. Bagaimana Levante Kalahkan Getafe?
Levante berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Getafe pada pekan ke-31 Liga Spanyol. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Ciutat de Valencia, Valencia, Senin waktu setempat, menyajikan drama hingga menit akhir. Kemenangan ini krusial bagi Levante dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi.
Gol tunggal kemenangan Levante dicetak oleh Carlos Espi pada menit ke-83, menjadi penentu hasil akhir laga. Sementara itu, Getafe harus bermain dengan 10 pemain setelah Zaid Romero diganjar kartu merah. Insiden ini menambah ketegangan dalam jalannya pertandingan yang berlangsung sengit.
Meskipun meraih tiga poin penting, Levante masih tertahan di posisi ke-19 klasemen sementara Liga Spanyol. Mereka mengumpulkan 29 poin dari 31 laga, terpaut empat poin dari zona aman. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Getafe tetap di peringkat kedelapan dengan 41 poin, menjaga jarak dari posisi kompetisi Eropa.
Awal Laga Penuh Ketegangan dan Peluang Emas
Levante langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya, termasuk tendangan Kareem Tunde yang membentur mistar gawang Getafe. Tim tuan rumah menunjukkan ambisi besar untuk meraih poin penuh di kandang.
Drama pertama terjadi saat Carlos Espi sempat diganjar kartu merah pada menit kedelapan. Namun, keputusan tersebut dibatalkan wasit setelah meninjau VAR, memberikan angin segar bagi Levante. Kejadian ini sempat menghentikan jalannya pertandingan dan memicu perdebatan.
Levante berhasil membobol gawang Getafe pada menit ke-28 melalui Pablo Martinez Andres. Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside. Momen ini menunjukkan dominasi Levante dalam menciptakan serangan, meski belum membuahkan hasil sah.
Babak Kedua: Penalti Gagal dan Kartu Merah yang Mengubah Laga
Memasuki babak kedua, Levante tetap mempertahankan gaya permainan menyerang mereka. Carlos Espi kembali mencoba peruntungannya dengan tembakan yang masih melambung di atas gawang Getafe. Tekanan terus diberikan oleh tim tuan rumah untuk memecah kebuntuan.
Peluang emas bagi Levante datang ketika mereka mendapatkan hadiah tendangan penalti. Namun, eksekusi Dela berhasil diselamatkan oleh kiper Getafe, David Soria, menggagalkan kesempatan untuk unggul. Penyelamatan gemilang Soria menjaga skor tetap imbang.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-83. Umpan matang dari Manu Sanchez berhasil disambut sundulan Carlos Espi, yang sukses menggetarkan jala gawang Getafe. Gol ini membawa Levante memimpin 1-0, disambut sorak sorai pendukung tuan rumah.
Getafe harus bermain dengan 10 orang di menit 90+1 setelah Zaid Romero menerima kartu kuning kedua. Insiden ini terjadi karena Romero sengaja menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang. Pelanggaran ini berbuah penalti kedua untuk Levante.
Penalti Kedua Gagal dan Implikasi Klasemen
Drama belum berakhir, Levante kembali mendapatkan penalti kedua setelah insiden kartu merah Zaid Romero. Namun, lagi-lagi eksekusi penalti gagal dimaksimalkan, kali ini oleh Ivan Romero, yang tendangannya kembali digagalkan David Soria pada menit 90+2. Kiper Getafe menjadi pahlawan dengan dua penyelamatan penalti.
Skor 1-0 untuk kemenangan Levante tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini memberikan tiga poin vital bagi tim tuan rumah. Kemenangan ini menjadi bukti semangat juang Levante meskipun harus menghadapi banyak rintangan dalam pertandingan.
Meskipun meraih kemenangan, posisi Levante di klasemen Liga Spanyol masih belum aman. Mereka tetap berada di zona degradasi, membutuhkan lebih banyak poin untuk keluar dari ancaman tersebut. Perjuangan Levante untuk bertahan di kasta tertinggi Liga Spanyol masih panjang.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Getafe tertahan di peringkat kedelapan. Mereka gagal mendekati zona kompetisi Eropa, yang kini berjarak tiga poin. Getafe perlu segera bangkit untuk menjaga asa mereka berkompetisi di level Eropa musim depan.
Sumber: AntaraNews