Disdik Mataram Arahkan Sekolah Perkuat Pembelajaran Keagamaan Ramadhan 1447 H/2026
Dinas Pendidikan Kota Mataram menginstruksikan seluruh sekolah untuk memperkuat Pembelajaran Keagamaan Ramadhan 1447 H/2026, guna menumbuhkan kepedulian sosial dan membentuk karakter mulia peserta didik.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah mengeluarkan arahan penting bagi seluruh satuan pendidikan. Arahan ini bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Kepala Disdik Kota Mataram, Yusuf, menegaskan bahwa pembelajaran keagamaan akan disesuaikan dengan agama dan keyakinan masing-masing murid.
Inisiatif ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta kebiasaan positif di kalangan peserta didik. Tujuannya adalah meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan juga kegiatan sosial yang membentuk karakter utama. Langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan generasi penerus yang berintegritas dan berbudi luhur.
Surat edaran resmi telah disebarkan ke semua jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP se-Kota Mataram. Edaran ini mengacu pada Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Nomor: 400.3.1/1645/Disdik/VI/2025 yang mengatur kalender pendidikan tahun ajaran 2025/2026. Pengaturan ini mencakup kegiatan pembelajaran dan penilaian selama Ramadhan.
Penguatan Nilai Agama dan Karakter Peserta Didik
Kepala Disdik Kota Mataram, Yusuf, menjelaskan bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan ini sangat penting. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif yang bermanfaat bagi murid. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, serta kemampuan kepemimpinan.
Bagi murid beragama Islam, Disdik Mataram menganjurkan berbagai kegiatan. Aktivitas tersebut meliputi tadarus Al-Qur'an, pesantren kilat, dan kajian keislaman. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan iman, takwa, serta membentuk akhlak mulia.
Sementara itu, bagi murid yang beragama selain Islam, arahan serupa juga diberikan. Mereka dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan keagamaan. Pelaksanaan ini harus sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing peserta didik.
Fleksibilitas Jadwal dan Peran Keluarga dalam Pembelajaran Ramadhan
Disdik Kota Mataram menetapkan periode 18 hingga 20 Februari 2026 sebagai masa pembelajaran mandiri. Kegiatan ini dapat dilakukan di lingkungan keluarga, tempat ibadah, serta masyarakat, sesuai penugasan dari satuan pendidikan. Contohnya, kegiatan buka puasa bersama keluarga, Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur'an, serta sahur bersama keluarga.
Murid diwajibkan melaporkan kegiatan mandiri yang dilakukan di rumah kepada guru pengampu. Mekanisme pelaporan ini akan ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan. Hal ini memastikan bahwa proses pembelajaran tetap terpantau dan terukur.
Selanjutnya, mulai tanggal 23 Februari hingga 13 Maret 2026, kegiatan pembelajaran dan asesmen akan kembali dilaksanakan di satuan pendidikan. Pengaturan waktu jam pembelajaran setiap mata pelajaran akan disesuaikan. Kegiatan iman dan takwa (imtak) selama Ramadhan juga akan diatur oleh masing-masing sekolah, dimulai pukul 08.00 Wita.
Sekolah dengan ciri khas keagamaan non-Islam juga diminta untuk menyesuaikan diri. Mereka harus memberikan kesempatan kepada peserta didik beragama Islam untuk memahami dan mengamalkan ibadah Ramadhan. Ini dapat dilakukan dengan memberikan tugas-tugas ekstrakurikuler yang relevan dari sekolah.
Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah
Peran orang tua atau wali murid sangat diharapkan dalam mendukung program ini. Mereka diminta berperan aktif membimbing dan mendampingi putra-putrinya dalam menjalankan amaliah ibadah Ramadhan. Dukungan ini krusial untuk keberhasilan penguatan nilai keagamaan.
Selain itu, orang tua juga diharapkan memantau serta mengawasi putra-putrinya selama kegiatan belajar mandiri. Pengawasan ini memastikan bahwa anak-anak tetap fokus dan produktif dalam menjalankan tugas-tugas sekolah. Kolaborasi antara rumah dan sekolah menjadi kunci utama.
Inisiatif Pembelajaran Keagamaan Ramadhan Mataram ini menunjukkan komitmen Disdik Kota Mataram. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang holistik. Lingkungan ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan spiritual dan karakter.
Sumber: AntaraNews