Pemerintah Kota Pekanbaru, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, telah memberlakukan penyesuaian jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi seluruh jenjang pendidikan selama bulan suci Ramadhan. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan peserta didik dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal tanpa mengabaikan aspek pendidikan. Penyesuaian ini mencerminkan komitmen Disdik Pekanbaru dalam mendukung suasana religius selama bulan Ramadhan, sekaligus menjaga kualitas pembelajaran.
Plt Kepala Disdik Pekanbaru, Syafrian Tommy, menjelaskan bahwa penyesuaian ini merujuk pada kalender akademik dan surat edaran yang telah diterbitkan. Langkah ini diambil untuk menciptakan keseimbangan antara kewajiban akademik dan pelaksanaan ibadah. Semua jenjang pendidikan dari PAUD hingga SMP terdampak oleh kebijakan ini, dengan detail penyesuaian yang berbeda-beda sesuai tingkatan.
Pengaturan jadwal baru ini diharapkan dapat membantu siswa fokus pada ibadah, seperti membaca Al-Qur'an dan amaliah Ramadhan lainnya, tanpa mengganggu proses belajar. Disdik Pekanbaru juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memantau aktivitas belajar dan ibadah anak-anak di rumah. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh untuk membentuk karakter peserta didik yang beriman dan bertakwa.
Advertisement
Advertisement
Selama periode Ramadhan, peserta didik jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan diliburkan sepenuhnya. Keputusan ini diambil untuk memberikan kesempatan penuh bagi anak-anak usia dini untuk beristirahat dan mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan keluarga. Kebijakan ini juga mempertimbangkan kondisi fisik anak-anak yang mungkin belum sepenuhnya kuat untuk berpuasa seharian penuh.
Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Disdik Pekanbaru juga menetapkan periode libur khusus. Setelah periode libur tersebut, kegiatan belajar mengajar akan kembali dilaksanakan dengan penyesuaian jam belajar yang signifikan. Siswa SD kelas I hingga III akan mengalami percepatan waktu pulang sekolah, yakni masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pada pukul 11.00 WIB.
Penyesuaian ini dirancang agar siswa kelas bawah dapat lebih cepat kembali ke rumah dan beristirahat. Hal ini juga memberikan ruang bagi mereka untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan di rumah bersama keluarga. Fleksibilitas jadwal ini diharapkan dapat mengurangi beban fisik dan mental siswa selama berpuasa.
Advertisement
Sementara itu, bagi siswa SD kelas IV hingga kelas VI, serta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VII hingga kelas IX, terdapat fokus pada kegiatan keagamaan setelah jam 11.00 WIB. Mereka akan diarahkan untuk mengikuti kegiatan iman dan takwa (imtak) serta program Pekanbaru Cinta Al-Qur'an.
Advertisement
Kegiatan iman dan takwa (imtak) serta program Pekanbaru Cinta Al-Qur'an menjadi inti dari penyesuaian jadwal bagi siswa SD kelas IV-VI dan SMP. Program ini difokuskan pada pembiasaan membaca Al-Qur'an dengan bimbingan para guru di sekolah. Setelah melaksanakan Salat Zuhur berjamaah, peserta didik dipersilakan untuk kembali ke rumah masing-masing.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter religius siswa selama bulan suci Ramadhan. Dengan adanya bimbingan langsung dari guru, diharapkan siswa dapat lebih mendalami ajaran agama dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an mereka. Program ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.
Selain itu, sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter, Disdik Pekanbaru juga mendorong pelaksanaan amaliah Ramadhan yang dapat dipantau bersama oleh orang tua dan sekolah. Hal ini memastikan bahwa aktivitas peserta didik selama bulan suci dapat terkontrol dengan baik, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Advertisement
Selama periode Ramadhan, penilaian tengah semester (PTS) juga akan dilaksanakan. Oleh karena itu, peserta didik diharapkan tetap menjaga semangat belajar dan mempersiapkan diri dengan baik. Plt Kepala Disdik Pekanbaru juga mengingatkan khusus bagi siswa kelas akhir, yaitu kelas VI SD dan kelas IX SMP, untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi tes kemampuan akademik yang rencananya akan dilaksanakan setelah Ramadhan.
Sumber: AntaraNews