Diprediksi 4 Juta Kendaraan Akan Masuk Kota Yogyakarta Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2026
Diperkirakan sebanyak 4 juta kendaraan akan melintas di Yogyakarta selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Masa libur Natal dan Tahun Baru 2026 akan segera tiba. Diprediksi, Kota Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi utama wisatawan untuk menghabiskan masa libur akhir tahun ini.
Diperkirakan sebanyak 4 juta kendaraan akan melintas di Yogyakarta selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. Pemerintah DIY pun melakukan sejumlah antisipasi untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan wisatawan saat berada di Yogyakarta.
Salah satu langkah dari Pemda DIY adalah melarang bus berukuran besar masuk ke dalam area Kota Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan di jalanan Kota Yogyakarta.
Memecah konsentrasi kepadatan lalu lintas
Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti menuturkan sejumlah langkah antisipasi akan dilakukan untuk memecah konsentrasi kepadatan lalu lintas saat musim libur Natal dan Tahun Baru 2026.
"Kami prediksi lebih dari tahun kemarin. Ditahun 2025 ada sekitar 4 jutaan (kendaraan yang masuk ke wilayah Yogyakarta)," kata Erni dalam keterangannya, Jumat (12/12).
Erni membeberkan pihaknya akan menyiapkan jalur-jalur alternatif sehingga kendaraan yang akan melintas tak perlu harus masuk ke Kota Yogyakarta. Jalur-jalur alternatif ini dirasa penting karena akan mampu mengurangi tumpukan kendaraan di dalam Kota Yogyakarta.
"Jadi kalau hanya melintas, kami arahkan pada ruas-ruas jalan alternatif," tutut Erni.
Pembatasan bus berukuran besar
Sementara itu Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo pihaknya akan melakukan pembatasan bus berukuran besar dan truk yang memasuki kawasan Tugu Yogyakarta hingga Titik Nol Kilometer. Hasto menyebut saat masa liburan, kawasan Tugu Yogyakarta hingga Titik Nol Kilometer ini padat karena tumpukan kendaraan wisatawan.
Hasto membeberkan untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi. Diantaranya bus pariwisata nantinya akan diminta untuk parkir di daerah Kota Baru.
"Bus yang tidak membawa rombongan menginap atau tidak menuju hotel dan hanya membawa penumpang ke Malioboro, jika dari arah timur sudah dilarang lewat Tugu (Yogyakarta). Nanti lewat Stadiob Kridosono dan parkir dibekas Kafe Menara Kopi Kota Baru," urai Hasto.