Daop 7 Madiun Ajak Pemuda Stop Vandalisme Kereta Api Demi Keselamatan Bersama
PT KAI Daop 7 Madiun gencar edukasi pemuda untuk tidak melakukan vandalisme kereta api dan stasiun, demi menjaga fasilitas publik dan keselamatan operasional.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun aktif mengampanyekan pentingnya menjaga fasilitas publik dari tindakan vandalisme. Edukasi ini menyasar para pemuda, khususnya pelajar, sebagai agen perubahan di lingkungan mereka.
Kegiatan sosialisasi terbaru dilaksanakan di SMPN 6 Nganjuk pada Rabu, 28 Januari 2026, dengan melibatkan ratusan siswa. Inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran akan dampak negatif vandalisme terhadap operasional kereta api dan keselamatan banyak orang.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa aksi corat-coret atau perusakan fasilitas dapat mengganggu perjalanan kereta api. Oleh karena itu, pemahaman tentang bahaya vandalisme kereta api menjadi krusial untuk menciptakan budaya disiplin dan kepedulian.
Pentingnya Edukasi dan Dampak Vandalisme Kereta Api
Tohari menjelaskan bahwa edukasi diberikan untuk menyoroti dampak negatif dari vandalisme, seperti aksi corat-coret atau perusakan fasilitas yang bisa mengganggu operasional kereta api. Tindakan ini tidak hanya merugikan PT KAI, tetapi juga masyarakat pengguna jasa kereta api yang membutuhkan fasilitas yang aman dan terawat.
Sosialisasi ini juga memaparkan berbagai inovasi layanan terkini dari KAI, serta materi mengenai transformasi perusahaan. Hal ini bertujuan agar para peserta memahami upaya KAI dalam meningkatkan pelayanan dan pentingnya dukungan publik untuk menjaga fasilitas tersebut.
Tim Pengamanan Kereta Api (PAM) turut memberikan pemahaman tentang larangan beraktivitas di jalur kereta api. Aktivitas seperti bermain, swafoto, menerbangkan layang-layang, menaruh benda asing di atas rel, serta pelemparan terhadap kereta api sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api.
Selain itu, bahaya pelemparan terhadap kereta api yang dapat merusak sarana dan mengancam keselamatan penumpang serta petugas juga dijelaskan secara rinci. Edukasi mengenai tata cara melintas yang aman di perlintasan sebidang dengan mengutamakan perjalanan kereta api juga menjadi fokus penting dalam kegiatan ini.
Peran Pemuda dalam Menjaga Keselamatan Perjalanan KA
Sasaran utama edukasi ini adalah para pemuda dan pelajar, karena mereka dianggap sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan budaya keselamatan. PT KAI Daop 7 Madiun berharap para siswa dapat menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap fasilitas publik, khususnya perkeretaapian.
Tohari menekankan bahwa tindakan sekecil apa pun di jalur kereta api dapat berdampak besar pada keselamatan nyawa banyak orang. Dengan pemahaman ini, diharapkan para siswa dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah vandalisme kereta api dan perilaku berbahaya lainnya.
Sebagai bentuk komitmen, para siswa peserta sosialisasi membacakan Janji Komitmen Siswa. Mereka berikrar untuk tidak melakukan aksi vandalisme dan bersedia berperan aktif dalam menjaga keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api di wilayahnya.
Kegiatan yang diikuti oleh sedikitnya 750 murid ini menunjukkan antusiasme tinggi dari institusi pendidikan. Kepala SMPN 6 Nganjuk, Tatiek Setyari, beserta jajaran dewan guru juga turut hadir mendukung inisiatif positif ini.
Sinergi untuk Budaya Disiplin dan Keamanan Bersama
Sinergi antara PT KAI dan institusi pendidikan diharapkan dapat menciptakan budaya disiplin yang kuat di kalangan generasi muda. Keselamatan perjalanan kereta api bukanlah semata tanggung jawab PT KAI, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dengan melibatkan pelajar secara langsung, PT KAI Daop 7 Madiun berupaya menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga aset negara. Pencegahan vandalisme kereta api menjadi langkah preventif untuk memastikan kelancaran dan keamanan transportasi publik.
Program edukasi semacam ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PT KAI untuk meningkatkan kesadaran publik. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, diharapkan angka insiden vandalisme dan pelanggaran keamanan di area perkeretaapian dapat diminimalisir secara signifikan.
Komitmen bersama antara operator kereta api, institusi pendidikan, dan masyarakat luas adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan merusak. Ini juga mendukung tujuan PT KAI untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sumber: AntaraNews