Cek Kesehatan Gratis di Terminal Pulo Gebang Sangat Bermanfaat bagi Supir Bus Mudik 2026
Layanan cek kesehatan gratis di Terminal Pulo Gebang sangat membantu supir bus yang beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, memastikan kondisi tubuh prima di perjalanan panjang dan mencegah hambatan kerja.
Sejumlah pengemudi bus yang bertugas selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026 merasakan manfaat besar dari layanan cek kesehatan gratis. Fasilitas ini tersedia di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur. Layanan ini krusial untuk memastikan ketahanan tubuh para supir tetap terjaga selama perjalanan panjang.
Inisiatif ini diselenggarakan oleh Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur. Pemeriksaan kesehatan gratis ini telah berlangsung sejak 13 Maret dan akan berlanjut hingga 30 Maret. Tujuannya adalah untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik.
Para supir dapat memeriksa berbagai indikator kesehatan seperti tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol. Layanan ini tidak hanya memberikan informasi kondisi tubuh, tetapi juga menyediakan obat gratis jika diperlukan. Hal ini sangat membantu para supir yang seringkali kesulitan mengakses layanan kesehatan karena keterbatasan waktu dan biaya.
Manfaat Cek Kesehatan Gratis bagi Pengemudi
Triyandi Sigit, seorang supir PO Sinar Jaya dengan rute tujuan Kota Solo, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan selama momentum mudik Lebaran ini. “Saya diberikan obat gratis dan jadi tahu kondisi tubuh, makanya bagus untuk mencegah hambatan selama bekerja,” kata Triyandi saat diwawancarai ANTARA.
Triyandi menjalani pemeriksaan lengkap yang mencakup tekanan darah, gula, asam urat, dan kolesterol. Hasil pemeriksaannya menunjukkan kondisi yang lumayan bagus, meskipun ada beberapa indikator yang masih dalam ambang wajar. Oleh karena itu, ia disarankan untuk mengontrolnya dengan minum obat.
Petugas medis menyatakan Triyandi layak untuk menyetir, memberikan rasa aman dan kepercayaan diri baginya. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan setiap supir dalam kondisi prima sebelum mengemudi. Ini juga membantu mencegah potensi risiko kesehatan di jalan.
Kemudahan dan Aksesibilitas Layanan Kesehatan
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Lamhot Situmorang, supir bus lainnya. Ia menuturkan bahwa layanan cek kesehatan gratis ini sangat mempermudah dirinya untuk melakukan pengecekan kondisi tubuh. Selama ini, Lamhot sering terkendala waktu dan kesempatan untuk memeriksa kesehatannya.
Selain itu, biaya pemeriksaan kesehatan juga menjadi pertimbangan utama bagi banyak supir jika tidak menggunakan BPJS Kesehatan. “Bagus sekali, jadi tidak perlu repot-repot ke puskesmas atau rumah sakit, sebelum berangkat bisa dicek dulu dan dikasih obat juga,” ujar Lamhot.
Kemudahan akses ini memungkinkan para supir untuk tetap menjaga kesehatan tanpa mengganggu jadwal kerja mereka yang padat. Layanan ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang membutuhkan pemeriksaan cepat dan efisien. Ini juga memastikan mereka siap untuk perjalanan jauh.
Kolaborasi Lintas Instansi untuk Kesehatan Pengemudi
Dokter Ario Akbar, Staf Pelayanan Kesehatan Sudinkes Jakarta Timur, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan ini adalah hasil kolaborasi. Sudinkes Jakarta Timur bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur. Layanan ini dimulai sejak 13 Maret dan akan berlanjut hingga 30 Maret.
Pemeriksaan yang ditawarkan meliputi gula darah, tekanan darah, dan kolesterol secara gratis. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan dalam mendukung keselamatan transportasi. Ini juga menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan para pekerja.
Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG) sendiri merupakan salah satu terminal bus terbesar di Jakarta. Terminal ini dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta. Keberadaan layanan kesehatan di lokasi strategis seperti TTPG sangat efektif menjangkau banyak supir bus.
Sumber: AntaraNews