Banjir dan Longsor Pacitan Terjang Sudimoro, Belasan Rumah Terdampak dan Puluhan Lainnya Terendam Lumpur
Banjir dan Longsor Pacitan terjang Kecamatan Sudimoro akibat hujan deras, menyebabkan belasan rumah terdampak longsor dan puluhan terendam lumpur. BPBD Pacitan bergerak cepat dan imbau warga waspada.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (20/2) kemarin, telah menyebabkan bencana alam tanah longsor dan banjir lumpur di Kecamatan Sudimoro. Peristiwa ini dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, menjelaskan bahwa intensitas hujan tinggi membuat kondisi tanah di sekitar tebing menjadi labil. Selain itu, air sungai juga meluap, memicu terjadinya longsor di beberapa titik serta banjir lumpur.
Sedikitnya 12 rumah warga terdampak longsor dan puluhan rumah lainnya terendam luapan lumpur akibat bencana ini. Beruntung, tidak ada laporan mengenai kerusakan total maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.
Dampak Kerusakan Akibat Banjir dan Longsor di Sudimoro
Bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Sudimoro tercatat menimpa 12 rumah warga yang tersebar di tiga desa. Lima rumah terdampak berada di Desa Gunungrejo, lima rumah lainnya di Desa Karangmulyo, dan dua rumah di Desa Ketanggung.
Sebagian besar rumah yang terdampak longsor berlokasi dekat tebing, dengan kerusakan umum pada bagian dinding dan pagar yang jebol akibat tertimpa material longsor. Radite Suryo Anggono menegaskan bahwa tidak ada rumah yang mengalami kerusakan total.
Selain longsor, banjir lumpur juga menerjang Dusun Kaligoro, Desa Sukorejo, mengakibatkan puluhan rumah terdampak. Genangan lumpur sempat mengganggu aktivitas warga, namun saat ini kondisi genangan telah berangsur surut.
Warga bersama petugas kini tengah bergotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk ke dalam rumah dan lingkungan sekitar. Upaya pembersihan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasca-bencana.
Respon Cepat BPBD Pacitan dalam Penanganan Bencana
Menanggapi kejadian Banjir dan Longsor Pacitan, BPBD Pacitan segera melakukan asesmen ke lokasi kejadian untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak. Langkah ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat.
BPBD Pacitan juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan bantuan stimulan kepada para korban terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
Petugas dari BPBD tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga aktif melakukan kerja bakti bersama warga. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat proses penanganan dampak bencana dan pemulihan lingkungan.
Imbauan Kewaspadaan untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor
Radite Suryo Anggono mengimbau seluruh warga, khususnya yang tinggal di lereng atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan. Peningkatan kewaspadaan ini sangat penting terutama saat hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.
Beliau menyarankan agar warga yang rumahnya berdekatan dengan area rawan longsor untuk memilih tempat istirahat yang lebih aman. Tindakan preventif ini dapat mengurangi risiko terdampak bencana susulan.
BPBD Pacitan juga menegaskan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan secara berkala. Pemantauan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi terjadinya bencana susulan dan memastikan kesiapsiagaan.
Sumber: AntaraNews