Bandara Banyuwangi Salurkan Bantuan Dana untuk Pelestarian Budaya Lokal
Melalui program TJSL, Bandara Banyuwangi salurkan bantuan dana untuk Sanggar Gandrung Osing, wujud komitmen pelestarian budaya lokal dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Banyuwangi menyalurkan bantuan dana signifikan untuk pembelian alat musik tradisional kepada Sanggar Gandrung Osing Kemiren Banyuwangi. Penyaluran ini dilakukan pada Sabtu, 13 Juni, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengembangan komunitas lokal.
Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) Bandara Banyuwangi, khususnya di bawah payung program Community Upskilling for Aviation. Program ini dirancang untuk memberdayakan komunitas lokal agar terus berkembang, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.
General Manajer Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menegaskan bahwa pelestarian budaya adalah elemen penting dari pembangunan berkelanjutan yang memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi budaya lokal di tengah modernisasi.
Komitmen Bandara Banyuwangi dalam Pelestarian Budaya
Mohamad Holik Muardi menekankan bahwa Bandara Banyuwangi memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai gerbang transportasi udara, tetapi juga sebagai etalase budaya dan potensi daerah. Peran ini menjadikan bandara sebagai jembatan penting dalam memperkenalkan kekayaan lokal kepada pengunjung.
Melalui program TJSL ini, Bandara Banyuwangi berupaya memberikan dukungan nyata kepada para pelaku seni. Tujuannya agar mereka dapat terus berkarya, melestarikan warisan budaya, serta memperluas pengenalan identitas budaya Banyuwangi kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Sanggar Gandrung Osing Kemiren dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan zaman," ujar Holik. Pernyataan ini menggarisbawahi harapan besar terhadap dampak positif dari program tersebut.
BWX Sky Fest 2.0: Kolaborasi untuk Ekonomi Kreatif
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan BWX Sky Fest 2.0, sebuah festival yang mengusung tema "Majestic Coffee of Banyuwangi". Festival ini dirancang untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif, promosi kopi lokal, serta pemberdayaan pelaku usaha dan komunitas kopi di Banyuwangi.
BWX Sky Fest 2.0 akan menyajikan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, termasuk talkshow mengenai industri kopi dan peluang usaha kreatif. Selain itu, akan ada kompetisi penyeduhan kopi serta pameran dan bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan Banyuwangi.
Holik menjelaskan bahwa penyelenggaraan Majestic Coffee of Banyuwangi merupakan upaya Bandara Banyuwangi untuk memperkuat posisi kopi Banyuwangi sebagai komoditas unggulan daerah. Kopi Banyuwangi dikenal memiliki kualitas dan cita rasa khas yang patut dibanggakan.
Kegiatan ini juga menjadi platform kolaborasi penting bagi petani kopi, pelaku UMKM, komunitas kreatif, pelaku pariwisata, hingga generasi muda. Mereka diajak untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. "BWX Sky Fest 2.0 merupakan bentuk dukungan kami terhadap pengembangan ekosistem ekonomi kreatif daerah," kata Holik. "Kami ingin mengangkat potensi kopi lokal sebagai kebanggaan daerah sekaligus mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu wadah kolaborasi yang produktif."
Apresiasi dari Komunitas Lokal
Ketua Sanggar Gandrung Osing Kemiren Banyuwangi, Mohamad Edi Saputra, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan oleh PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Banyuwangi. Dukungan ini dianggap sangat berarti bagi kelangsungan dan pengembangan sanggar.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, dukungan ini sangat berarti bagi kami untuk terus menjaga dan mengembangkan serta memperkenalkan budaya Osing kepada masyarakat luas," kata Edi. Pernyataan ini menegaskan dampak positif bantuan tersebut.
Edi menambahkan bahwa bantuan berupa alat musik dan perlengkapan pementasan akan sangat mendukung aktivitas sanggar dalam melestarikan seni tradisi. Selain itu, bantuan ini juga akan membantu dalam membina generasi muda agar tetap mencintai budaya daerahnya.
Sumber: AntaraNews