ASDP Baubau Gelar Ocean Clean Up, Angkut 472 Kg Sampah di Pantai Nirwana
PT ASDP Baubau sukses menggelar Ocean Clean Up di Pantai Nirwana, mengangkut 472 kg sampah didominasi plastik. Aksi ini wujud komitmen ASDP Baubau dalam pelestarian lingkungan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau sukses menggelar aksi bersih-bersih laut bertajuk Ocean Clean Up Day 2026. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Pantai Nirwana, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Total 472 kilogram sampah berhasil diangkut dari area tersebut pada Minggu, 7 Juni 2026.
Aksi ini merupakan bagian integral dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Program nasional tahunan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah operasional ASDP di Indonesia. Inisiatif ini menegaskan komitmen ASDP dalam pelestarian lingkungan laut dari ancaman pencemaran.
General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Zullivan Ramadhana Miraza, menyatakan bahwa kegiatan ini menyasar area publik. Pemilihan Pantai Nirwana sebagai lokasi bertujuan mengedukasi masyarakat. Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang fokus di lingkungan pelabuhan.
Detil Aksi dan Dominasi Sampah Plastik
Dalam kegiatan Ocean Clean Up kali ini, PT ASDP Baubau mengerahkan personelnya secara maksimal. Mereka tidak hanya menyisir area sepanjang bibir pantai untuk mengumpulkan sampah. Sejumlah personel juga dikerahkan untuk mengangkut sampah yang mengapung di perairan.
Bahkan, upaya pembersihan juga mencakup penyelaman untuk memungut sampah yang berada di dasar laut. Dedikasi ini menunjukkan keseriusan ASDP dalam membersihkan ekosistem laut secara menyeluruh. Ini merupakan langkah proaktif menjaga keindahan bawah laut.
Dari total 472 kilogram sampah yang berhasil dikumpulkan, tercatat 282 kilogram merupakan sampah plastik. Sampah plastik ini mendominasi kawasan Pantai Nirwana yang menjadi destinasi wisata. Sisanya, 190 kilogram, adalah sampah organik yang juga berhasil diangkut.
Angka ini menggarisbawahi urgensi penanganan sampah plastik di wilayah pesisir. Masalah sampah plastik di laut menjadi perhatian global. ASDP Baubau berupaya konkret mengatasi ancaman pencemaran ini.
Edukasi dan Pentingnya Partisipasi Publik
Zullivan Ramadhana Miraza menjelaskan alasan di balik pemilihan Pantai Nirwana sebagai lokasi utama aksi bersih-bersih. Pantai ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Baubau yang ramai dikunjungi masyarakat, sehingga memerlukan perhatian bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya.
Keberadaan sampah plastik di laut menjadi perhatian dunia dan mengancam ekosistem. Melalui kegiatan di Pantai Nirwana ini, ASDP Baubau mengambil peran aktif untuk melakukan aksi nyata sekaligus mengedukasi.
Zullivan menegaskan bahwa persoalan sampah plastik di wilayah pesisir bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola tempat wisata ataupun pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Harapan ASDP Baubau, kegiatan ini bisa memberi contoh dan memotivasi bersama seluruh masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan alam. Kalau kita kerjakan bersama-sama, menjaga kebersihan lingkungan ini akan terasa sangat mudah.
Komitmen ASDP untuk Lingkungan Berkelanjutan
Program Ocean Clean Up Day 2026 adalah wujud nyata komitmen perusahaan. ASDP berupaya mendukung pelestarian lingkungan laut dari ancaman pencemaran. Ini menunjukkan kepedulian ASDP terhadap keberlanjutan ekosistem maritim Indonesia.
Melalui gerakan ini, PT ASDP berharap dapat terus mendorong terciptanya ekosistem laut yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ini sekaligus mengunggah kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian laut demi generasi mendatang.
Zullivan mengungkapkan bahwa kepedulian masyarakat sangat penting. Menjaga kelestarian laut adalah investasi untuk generasi mendatang. Aksi kolektif adalah kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
ASDP Baubau berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi. Mereka akan melanjutkan program-program yang berfokus pada lingkungan. Ini demi memastikan keindahan dan kesehatan laut tetap terjaga.
Sumber: AntaraNews