Antisipasi Arus Balik Lebaran, JSN Buka U-Turn di KM 492+600 Colomadu
PT Jasamarga Solo Ngawi membuka U-turn di KM 492+600 Colomadu untuk mengantisipasi kepadatan arus balik Lebaran 2026 di ruas tol Solo–Ngawi.
PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyiapkan sejumlah langkah operasional untuk menghadapi lonjakan lalu lintas selama periode libur Idulfitri 1447 H/2026.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembukaan akses putar balik atau U-turn di kilometer 492+600 Colomadu.
General Manager Teknik dan Operasional PT JSN, Umar Merry, mengatakan fasilitas tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang biasanya terjadi akibat pertemuan arus dari ruas tol Semarang–Solo yang berlanjut ke ruas Solo–Ngawi.
"Kita tetap melakukan rencana operasional seperti tidak banyak berubah. Cuman untuk di satu yang di ruas Colomadu di kilometer 492+600, kita ada bukaan U-turn. Jadi itu adalah antisipasi untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang biasanya itu dari Semarang-Solo berlanjut sampai ke ekornya sampai ke ruas Solo-Ngawi," ujar Umar Merry saat Media Briefing Jasamarga Transjawa Operasional Libur Idulfitri 1447 H di Semarang, Kamis (12/3/2026).
"Jadi ya untuk arus balik. Jadi, kita ada tambahan itu, namanya bukaan u-turn untuk mengatasi kepadatan lalu lintas," imbuhnya.
Rekayasa Lalu Lintas dan Fasilitas Tambahan
Umar menjelaskan kepadatan kendaraan pada arus balik juga dipengaruhi meningkatnya pergerakan kendaraan dari wilayah selatan, khususnya dari arah Yogyakarta yang menuju jalur utama Trans Jawa.
Menurutnya, pertemuan arus kendaraan tersebut biasanya terjadi di sekitar titik KM 487B yang menjadi jalur masuk kendaraan dari arah selatan.
Selain rekayasa lalu lintas, JSN juga meningkatkan fasilitas pendukung di sejumlah titik rest area. Beberapa fasilitas tambahan yang disiapkan antara lain toilet baru di rest area KM 575 A dan B serta KM 519 B.
Perusahaan juga menambah fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan layanan pengisian cepat bagi kendaraan listrik.
"Jadi, untuk fungsional sudah kita hapus, nanti bisa pakai untuk yang di toilet yang baru. Sama ada SPKLU, tambah SPKLU, fast charging juga. Jadi kalau mau ngecas mobil elektrik bisa," ungkapnya.
Selain itu, seluruh gardu tol yang berada di ruas Solo–Ngawi dipastikan dalam kondisi siap beroperasi selama periode mudik.
"Kita ada 7 gerbang tol, ada 50 gardu, itu bisa beroperasi semua. Kita maksimalkan. Nanti untuk top up juga ada di setiap gerbang kita," ujarnya.