Angkasa Pura II Maksimalkan Layanan Posko Lebaran BIM Selama 18 Hari
PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengoptimalkan Posko Lebaran BIM selama 18 hari untuk memastikan kelancaran arus mudik 2026 dan keamanan penumpang.
PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Sumatera Barat telah memulai pengoperasian posko terpadu angkutan Lebaran 2026. Posko ini akan beroperasi selama 18 hari penuh, terhitung mulai tanggal 13 hingga 30 Maret 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan bandara berjalan optimal selama periode arus mudik dan balik. Posko terpadu ini menjadi pusat koordinasi utama bagi berbagai instansi terkait.
General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, menyatakan bahwa pengoperasian posko ini adalah langkah strategis. Tujuannya untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di bandara.
Koordinasi dan Sinergi Lintas Instansi di Posko Lebaran BIM
Posko terpadu angkutan Lebaran yang berlokasi di area selasar Bandara Internasional Minangkabau berfungsi sebagai pusat koordinasi. Ini memungkinkan berbagai instansi untuk bekerja sama secara efektif.
Dony Subardono menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan bandara dalam menjaga kelancaran operasional. Koordinasi yang kuat sangat dibutuhkan untuk menghadapi lonjakan penumpang.
Keberadaan posko ini menjadi penanda dimulainya kesiapan penuh seluruh pemangku kepentingan. Mereka siap melayani para pemudik yang akan menggunakan jasa penerbangan melalui BIM.
Personel gabungan sebanyak 225 orang disiagakan untuk mendukung operasional posko. Mereka berasal dari internal PT Angkasa Pura Indonesia maupun dari instansi lain seperti TNI/Polri, Basarnas, Airnav, BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan, dan maskapai.
Antisipasi Peningkatan Arus Mudik dan Kesiapan Infrastruktur
Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memprediksi adanya peningkatan pergerakan penumpang sekitar 12 persen selama libur Lebaran 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran.
Angkasa Pura II setempat telah menyiapkan berbagai hal guna menyambut periode padat ini. Salah satunya adalah memastikan kemantapan dan kesiapan infrastruktur bandara, baik di sisi udara maupun darat.
Fasilitas di sisi udara maupun darat dipastikan dalam kondisi optimal untuk menunjang kelancaran penerbangan. Ini termasuk landasan pacu, apron, terminal, dan area parkir.
Selain itu, posko terpadu ini juga melibatkan berbagai instansi penting. Instansi tersebut adalah TNI/Polri, Basarnas, Airnav, BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan, dan maskapai penerbangan.
Sumber: AntaraNews