Almarhum Kopda Rico Pramudia akan Dimakamkan di Sumut
Prajurit TNI Kopda Rico Pramudia gugur saat misi perdamaian PBB di Lebanon. Jenazah disiapkan untuk dipulangkan dan dimakamkan di Sumatera Utara.
Prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon dilaporkan gugur setelah mengalami luka berat.
Praka Rico Pramudia, yang kemudian dinaikkan pangkatnya menjadi Kopral Dua (Kopda), meninggal dunia usai terdampak serangan dalam konflik di wilayah tersebut pada 29 Maret 2026.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa almarhum rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Sumatera Utara.
"Rencana di Sumut," ujar Aulia saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (26/4/2026).
Proses Pemulangan Jenazah
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen Donny Pramono, menjelaskan bahwa saat ini proses pemulangan jenazah tengah dipersiapkan oleh perwakilan Indonesia di Lebanon.
Menurutnya, proses administrasi masih berjalan dan pihak keluarga telah menerima kabar duka. Rencana pemakaman akan ditentukan berdasarkan keputusan keluarga.
"Saat ini, proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan, dan pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga," kata dia dalam keterangan tertulis.
TNI juga memastikan pengawalan penuh terhadap proses pemulangan hingga jenazah tiba di Indonesia.
Panglima TNI Ucapkan Duka Cita
Di tengah situasi keamanan di Lebanon Selatan yang dinamis, TNI meningkatkan kewaspadaan bagi seluruh personel yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Prajurit diminta tetap mematuhi prosedur operasi standar serta memantau perkembangan situasi di lapangan.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut menyampaikan duka cita atas gugurnya prajurit tersebut.
"Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta seluruh jajaran menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik bangsa, Kopda Rico Pramudia, dalam tugas sebagai bagian dari Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL di Lebanon," demikian dikutip dari pernyataan resmi.
Ia menyebut pengabdian dan dedikasi almarhum menjadi teladan bagi seluruh prajurit.
"Gugurnya beliau adalah kehilangan besar, namun semangat juangnya akan terus hidup sebagai inspirasi dalam menjaga perdamaian dunia," tuturnya.