350 Personel Gabungan Disebar, Antisipasi Kriminalitas Selama Masa Libur Sekolah di Kota Bandung
Ketika libur sekolah, Farhan menyebut acap kali para remaja melakukan kegiatan yang cenderung negatif.
Sebanyak 350 petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kota Bandung menggelar patroli untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan selama masa libur sekolah.
"Sesuai dengan kondisi sekarang di mana Bandung sudah mulai menuju peak seasson kunjungan para wisatawan. Bandung lagi ramai-ramainya sekarang," kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Jalan Braga, Kota Bandung, pada Jumat (12/6).
Ketika libur sekolah, Farhan menyebut acap kali para remaja melakukan kegiatan yang cenderung negatif. Maka dari itu, patroli perlu dilakukan untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
"Ketika anak-anak kelebihan energi ini, ya ada beberapa yang kemudian menyalurkannya lewat kegiatan-kegiatan yang dikhawatirkan melanggar hukum ya. Makanya, kita lakukan sekarang pengamanan," ucap dia.
Di lokasi yang sama, Kapolrestabes Bandung, Kombes Dedi Supriyadi, menyebut patroli akan dibagi ke dalam tiga zona yakni zona Timur, Barat, dan Tengah. Polisi tak segan memproses hukum siapa saja yang melakukan tindak kriminal jalanan.
Proses Tindak Kriminal
"Apabila yang terduga pelaku adalah dewasa, maka akan diberlakukan penegakan hukum yang memang sudah seharusnya. Tetapi apabila pelakunya anak-anak, maka yang diutamakan adalah pembinaan dan perlindungan," ujar dia.
Bahkan, sambung Dedi, pihaknya akan memberi tindakan tegas dan terukur apabila aksi pelaku sudah mengancam nyawa masyarakat. Dia mengingatkan para pelaku kejahatan jalanan tak 'main-main' di wilayah Kota Bandung.
"Saya sudah perintahkan terhadap kejahatan yang mengancam jiwa ataupun nyawa orang lain, tentu kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur," ungkap dia.