Suzuki Fronx Memiliki Ukuran Kompak dan Radius Putar Terkecil di Kelasnya
Model terbaru dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), yaitu Suzuki Fronx, akan segera diluncurkan di Indonesia.
Model terbaru dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), yaitu Suzuki Fronx, siap untuk diluncurkan di Indonesia. Mobil ini menampilkan desain SUV coupe yang memiliki ukuran kompak.
Menurut Arif Aditya, selaku Head of Product and Accessories Development PT SIS, Suzuki Fronx memiliki dimensi dengan panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.550 mm, serta wheelbase sepanjang 2.520 mm. "Dimensi eksterior Fronx tidak hanya sekadar angka, tetapi juga menciptakan keunikan, karakter, dan keunggulan tersendiri," ungkap Arif saat dijumpai di Karawang baru-baru ini.
Dia melanjutkan, meskipun panjang mobil ini tidak lebih dari 4 meter, wheelbase-nya yang lebih dari 2,5 meter menunjukkan bahwa Suzuki berhasil merancang small SUV yang stabil, nyaman, dan memberikan rasa aman saat berkendara, sekaligus memudahkan saat parkir atau melewati jalan-jalan sempit. Di sisi lain, kelebihan lain yang akan dirasakan adalah saat pengemudi dan penumpang memasuki kabin Suzuki Fronx.
"Umumnya, wheelbase yang panjang sering kali berhubungan dengan manuver yang kurang lincah, tetapi Fronx berbeda. Di kelasnya, ia memiliki radius putar yang relatif paling kecil, yaitu 4,8 meter, sedangkan biasanya radius putar mobil lain mencapai 5 meter atau lebih," tegas Arif.
Dengan spesifikasi tersebut, pengemudi akan lebih mudah melakukan u-turn atau putar balik baik di jalan besar maupun kecil, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga saat berbalik arah.
Keunggulan ini diperoleh berkat desain rangka dan struktur suspensi yang telah dirancang oleh para insinyur Suzuki untuk menciptakan mobil berukuran kecil dengan performa yang optimal.
Desain luar bangunan
Dari penampilan luar, Suzuki Fronx menghadirkan kesan agresif dengan grill besar dan aksen krom yang menyertainya, serta logo Suzuki yang terletak di tengah. Kombinasi ini dipadukan dengan lampu utama yang dilengkapi tiga titik reflektor LED dan DRL.
"DRL ini akan otomatis nyala ketika berada di jalan yang lebih gelap. Namun, saat pencahayaan cukup, maka DRL secara otomatis kembali normal, sehingga tak mengganggu pengendara di depannya," ujar Koichiro Fukushima, Assistant Manager Exterior Group Automobile Styling Design Dept. Automobile Product & Cost Planning Suzuki Motor Corporation (SMC).
Ketika dilihat dari samping, terlihat adanya overfender yang memberikan kesan SUV pada mobil ini, serta pelek berukuran 16 inci yang semakin memperkuat tampilan. Selain itu, desain atap bodi yang mengalir lebih rendah ke belakang memberikan nuansa coupe, menjadikan kendaraan ini terlihat lebih menarik.
Di bagian belakang, siluet coupe semakin jelas dengan fender dan bumper yang lebih tebal. Lampu belakang yang ramping melintang dari sisi kiri ke kanan, dilengkapi dengan diffuser tambahan di bumper belakang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2798888/original/058358700_1557228902-infografis-suzuki.jpg)