Polytron G3 Menargetkan Penjualan Sebanyak 1.500 Unit dan akan Mulai Mengirimkan Produk pada Juli 2025
Polytron G3, mobil ini menawarkan sistem sewa baterai dengan biaya Rp 1,2 juta per bulan dan mampu menempuh jarak hingga 800 km.
Mobil listrik Polytron G3 kini resmi tersedia di pasar Indonesia. Kendaraan ini menawarkan sistem subscriber atau sewa baterai dengan biaya sebesar Rp 1,2 juta per bulan dan mampu menempuh jarak hingga 800 km. Untuk harga jualnya, Polytron G3 ditawarkan seharga Rp 299 juta, sedangkan model G3+ dijual dengan harga Rp 399 juta. Harga tersebut berlaku untuk sistem sewa baterai. Jika konsumen memilih untuk membeli baterai, Polytron G3 akan dibanderol Rp 419 juta, dan G3+ seharga Rp 459 juta.
PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) telah menetapkan target penjualan yang ambisius untuk mobil listrik pertamanya ini. "Kami targetkan untuk tahun ini, Polytron G3 bisa terjual 1.500 unit," ungkap Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, dalam acara peluncuran Polytron G3 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/5/2025).
Ia juga menambahkan bahwa pengiriman unit pertama akan dimulai pada Juli 2025, dengan produksi lokal yang telah dilakukan di PT Handal Motor Indonesia. "TKDN sudah 40 persen, dengan produk buatan lokal kita yaitu speaker yang ada di Polytron G3," tegasnya.
Spesifikasi Polytron G3
Dalam hal spesifikasi, Polytron G3 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 51,9 kWh yang dapat menempuh jarak hingga 402 km sesuai dengan standar CLTC. Untuk performanya, kendaraan ini menggunakan motor listrik yang memiliki daya maksimum 150 kW, yang setara dengan 201 tenaga kuda, dan torsi maksimum mencapai 320 nm.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2880721/original/038962900_1565693856-Infografis_Selamat_Datang_Era_Mobil_Listrik_Indonesia.jpg)