Permintaan Sewa Mobil Jelang Mudik Lebaran 2026 Lesu
Permintaan sewa mobil di seluruh Indonesia menjelang musim mudik Lebaran 2026 dilaporkan mengalami stagnasi, bahkan menunjukkan penurunan.
Menjelang periode mudik Lebaran 2026, laporan menunjukkan bahwa permintaan sewa mobil secara nasional tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini berbeda dengan tren pada tahun-tahun sebelumnya, di mana biasanya terdapat lonjakan permintaan menjelang libur Idulfitri.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah (Asperda), Erwin Suryana, menjelaskan bahwa sebagian besar pelaku usaha rental justru melaporkan stagnasi atau bahkan penurunan dalam permintaan.
"Mayoritas anggota Asperda, sekitar 50 persen, menyatakan permintaan sewa kendaraan pada periode mudik cenderung tidak ada kenaikan permintaan," ujar Erwin seperti dilansir Antara.
Erwin menambahkan bahwa dari sekitar 1.000 anggota asosiasi yang tersebar di berbagai daerah, sekitar 30 persen mengaku mengalami penurunan permintaan dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu. Hanya sekitar 20 persen pelaku usaha yang merasakan adanya peningkatan. Kondisi ini menyebabkan tren permintaan sewa kendaraan pada Lebaran 2026 berada di bawah rata-rata pertumbuhan pada periode mudik sebelumnya.
"Secara umum kondisi permintaan lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan permintaan periode Lebaran sebelumnya," jelas Erwin.
Ia juga mengidentifikasi beberapa faktor yang memengaruhi penurunan permintaan rental mobil tahun ini, salah satunya adalah melemahnya daya beli masyarakat.
Menurut Erwin, masyarakat saat ini lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang dan cenderung memprioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan pokok dibandingkan dengan kebutuhan tersier seperti menyewa kendaraan untuk bepergian.
"Menurunnya daya beli dan kecenderungan menahan belanja. Masyarakat lebih fokus pada kebutuhan pokok dan menunda pengeluaran untuk hal tersier seperti rental mobil dan wisata," katanya.
Selain itu, dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) juga diduga turut memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Dari sisi jenis kendaraan, mobil keluarga tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan mudik.
Segmen multi purpose vehicle (MPV) masih mendominasi permintaan karena kapasitas penumpangnya yang lebih banyak serta dinilai nyaman untuk perjalanan jauh. Beberapa model yang paling banyak diminati antara lain Toyota Avanza, Toyota Kijang Innova, dan Mitsubishi Xpander. Mobil-mobil tersebut dianggap ideal untuk perjalanan keluarga karena memiliki kabin luas dan efisiensi bahan bakar yang relatif baik.
Malang Alami Peningkatan Permintaan
Walaupun secara keseluruhan permintaan rental mobil di tingkat nasional cenderung stagnan, terdapat perbedaan yang signifikan di beberapa daerah. Salah satu daerah yang mengalami peningkatan permintaan adalah Malang, di mana permintaan kendaraan sewaan meningkat menjelang libur Lebaran.
Rizki, yang merupakan tim lapangan dan juga tour planner di Srigading Trans, mengungkapkan bahwa permintaan kendaraan sewaan di wilayah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. "Permintaan lumayan meningkat dari tahun sebelumnya, hampir 70 persen dari biasanya," ujar Rizki.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pelanggan menyewa kendaraan untuk keperluan silaturahmi ke rumah keluarga saat Lebaran, sekaligus untuk berwisata di berbagai destinasi populer di Jawa Timur. Beberapa tempat wisata yang sering dikunjungi antara lain Kota Batu, Gunung Bromo, Air Terjun Tumpak Sewu, dan Kawah Ijen.
Dengan meningkatnya permintaan selama periode mudik, penyedia jasa rental di daerah tersebut juga melakukan penyesuaian tarif. Rizki menambahkan bahwa harga sewa mobil biasanya mengalami kenaikan yang cukup signifikan selama periode Lebaran, terutama mulai H-7 hingga H+7. "Pasti ada kenaikan, kenaikan hampir 50 persen dari harga normal," pungkasnya.