Luncurkan HR-V e:HEV, Honda: Targetnya Sebulan Terjual 2.000 Unit
Honda HR-V e:HEV yang baru diluncurkan menawarkan sejumlah perubahan penting, termasuk teknologi hybrid unggulan dari pabrikan asal Jepang itu.
New Honda HR-V e:HEV telah mengalami berbagai perubahan signifikan, termasuk penerapan teknologi hybrid yang menjadi andalan dari pabrikan asal Jepang ini. Selain itu, harga untuk model ramah lingkungan ini cukup bersaing, yaitu sekitar Rp 400 jutaan. Dengan semua pembaruan yang ada, PT Honda Prospect Motor (HPM) tetap menargetkan penjualan yang tinggi untuk new HR-V e:HEV, yaitu sebanyak 2.000 unit setiap bulannya. Namun, Honda juga memperhatikan kondisi ekonomi dan pasar otomotif yang saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan.
"2.000 unit per bulan, tapi itu tergantung dengan kondisi pasar, yang sekarang memang penuh dengan tantangan," ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, pada acara peluncuran new Honda HR-V di Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2025). Selain itu, dengan kehadiran varian hybrid yang dikenal sebagai e:HEV, Honda optimis bahwa model ini akan tetap menjadi pemimpin pasar di segmennya. Varian ini juga sudah sangat dinantikan oleh konsumen di Indonesia.
"Kontribusi hybrid sekitar 65 persen, tergantung daerah ya. Jakarta bisa 90 persen lebih," tambah Billy. Sebagai informasi, new Honda HR-V e:HEV dilengkapi dengan sistem hybrid cerdas e:HEV yang mengkombinasikan mesin bensin Atkinson 1.5L DOHC i-VTEC dan motor listrik yang memiliki tenaga tinggi. Dengan inovasi ini, Honda berupaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin sadar akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan.
Kinerja New Honda HR-V e:HEV
Mesin yang menggunakan bensin ini mampu memproduksi tenaga sebesar 106 PS pada rentang putaran 6.000 hingga 6.400 rpm, dengan torsi mencapai 127 Nm pada rentang putaran 4.500 hingga 5.000 rpm. Di sisi lain, motor listriknya dapat menghasilkan tenaga maksimum 131 PS pada putaran 4.000 hingga 8.000 rpm, serta torsi puncak sebesar 253 Nm pada rentang 0 hingga 3.500 rpm. Kombinasi antara mesin bensin dan motor listrik ini memberikan performa yang responsif dan efisien.
Seluruh sistem kendaraan ini diatur secara otomatis melalui Electronic CVT, Power Control Unit, dan Intelligent Power Unit. Fitur ini memungkinkan transisi yang mulus antara tiga mode berkendara yang berbeda, yaitu EV Drive, Hybrid Drive, dan Engine Drive, yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan dan gaya berkendara pengemudi. Dengan demikian, pengemudi dapat merasakan kenyamanan dan efisiensi dalam berkendara sesuai dengan kebutuhan mereka.
Infografis Menyambut Era Mobil Listrik di Indonesia