Harga Suzuki Coupe Fronx Diperkirakan Lebih Murah dari Honda WR-V
Ketika Suzuki Fronx memasuki pasar Indonesiaakan bersaing dengan kompetitor, seperti Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Honda WR-V, Kia Sonet, dan Nissan Magnite.
Suzuki Fronx akan segera diluncurkan di Indonesia. Sesuai dengan jadwal yang direncanakan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dijadwalkan menggelar acara peluncuran pada 28 Mei 2025 di Jakarta. Mobil bergaya SUV coupe ini akan diproduksi di pabrik Suzuki yang terletak di Cikarang, Jawa Barat.
Setelah resmi masuk ke pasar Indonesia, Suzuki Fronx akan bersaing dengan beberapa model kompetitor yang sudah ada sebelumnya, seperti Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Honda WR-V, Kia Sonet, dan Nissan Magnite. Mengenai harga, Suzuki Fronx akan diumumkan pada saat peluncuran, namun diperkirakan akan berada di kisaran Rp 250 juta hingga Rp 300 juta.
Di antara pesaingnya, Toyota Raize, Honda WR-V, dan Daihatsu Rocky merupakan tiga model yang paling kuat. Ketiga model ini telah mencatatkan penjualan yang cukup baik di pasar.
Berdasarkan informasi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesale sales untuk Toyota Raize pada April 2025 mencapai 596 unit, diikuti oleh Honda WR-V dengan 295 unit, dan Daihatsu Rocky yang terjual sebanyak 267 unit. Toyota Raize memiliki berbagai varian dengan harga mulai dari Rp 241,9 juta hingga Rp 257,1 juta untuk mesin 1.200 cc, serta Rp 261,7 juta hingga Rp 316,2 juta untuk varian mesin 1.000 cc turbo.
Sementara itu, Honda WR-V memiliki harga yang bervariasi, yakni Rp 280,7 juta untuk tipe 1.5 L E M/T, Rp 290,7 juta untuk varian 1.5L E CVT, dan Rp 310,7 juta untuk tipe 1.5L RS. Di sisi lain, Daihatsu Rocky dipasarkan mulai dari Rp 214,25 juta untuk varian 1.2 M MT, hingga Rp 289,85 juta untuk varian 1.0 R TC CVT ASA Plus.
Suzuki Fronx adalah model kendaraan yang menarik
Apa yang membuat Suzuki Fronx dapat bersaing dengan para pesaingnya? Dari aspek desain, Fronx memiliki penampilan yang agresif, dengan grille yang cukup besar, aksen krom yang menarik, serta logo Suzuki yang terletak di tengah. Selain itu, lampu utama dilengkapi dengan tiga titik reflektor LED dan DRL, memberikan kesan modern dan futuristik. Ketika dilihat dari samping, terdapat overfender yang menambah kesan SUV, dipadukan dengan pelek berukuran 16 inci.
Tak hanya itu, Suzuki Fronx juga memiliki desain atap yang mengalir lebih rendah ke belakang, menciptakan gaya coupe yang membuat kendaraan ini terlihat lebih menarik. Di sisi teknologi, Fronx dilengkapi dengan sistem Advanced Driver-Assistance System (ADAS) yang dikenal sebagai Suzuki Safety Support (SSF). "SSF ini, memiliki 12 sensor kamera, yang bisa mendeteksi atau memantau seluruh area di sekitar kendaraan," jelas Ryuichi Yamane, Department Manager In Charge ADAS Control Development Dept. Automobile ADAS Development Div. Suzuki Motor Corporation (SMC).
Namun, penting untuk dicatat bahwa teknologi SSF ini hanya tersedia pada varian tertinggi Suzuki Fronx, yaitu SGX. Fitur-fitur yang ditawarkan oleh SSF meliputi Dual Sensor Brake Support (DSBS), yang memanfaatkan kombinasi kamera dan radar untuk mendeteksi kendaraan lain, pejalan kaki, atau objek lain yang ada di depan. Jika sistem ini mendeteksi kemungkinan terjadinya tabrakan, maka akan memberikan peringatan kepada pengemudi dan, jika diperlukan, akan mengaktifkan pengereman otomatis untuk menghindari atau mengurangi dampak dari tabrakan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4155579/original/019346500_1663033506-Infografis_manfaat_berjalan_kaki.jpg)