Daftar Mobil China Paling Laris di Indonesia Tahun 2025
Mobil asal China yang paling laris di Indonesia antara Januari hingga November 2025 menunjukkan adanya tren positif di pasar otomotif nasional.
Peningkatan ketertarikan masyarakat terhadap kendaraan listrik menjadi penyebab utama lonjakan penjualan mobil asal China.
Dengan harga yang bersaing dan variasi model yang beragam, konsumen kini semakin menerima merek-merek non-Jepang.
Berikut adalah daftar sepuluh mobil China yang paling laris di Indonesia dari Januari hingga November 2025, yang dikutip dari Liputan6 berdasarkan data wholesales Gaikindo pada Kamis, 18 Desember 2025.
5 Mobil China Paling Laris
Lima besar pasar otomotif saat ini didominasi oleh kendaraan listrik dan MPV premium yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta mobilitas di perkotaan.
Dalam hal ini, BYD muncul sebagai merek yang paling unggul dengan beberapa modelnya menduduki posisi teratas dalam penjualan.
| Peringkat Model Penjualan (Unit) | ||
| 1 | BYD Atto 1 | 17.729 |
| 2 | BYD M6 | 9.926 |
| 3 | BYD Sealion 7 | 7.916 |
| 4 | Denza D9 | 7.176 |
| 5 | Chery 36-36T | 5.753 |
Dengan angka penjualan yang signifikan, BYD Atto 1 memimpin dengan 17.729 unit terjual, diikuti oleh BYD M6 yang mencapai 9.926 unit.
Model-model lain seperti BYD Sealion 7 dan Denza D9 juga menunjukkan performa yang kuat di pasar, masing-masing dengan penjualan 7.916 dan 7.176 unit.
Sementara itu, Chery 36-36T menutup daftar dengan penjualan 5.753 unit, menunjukkan bahwa kendaraan listrik dan MPV premium semakin diminati oleh konsumen.
Posisi 6 hingga 10 Mobil China Laris di Indonesia
Segmen kendaraan listrik yang ada saat ini mencakup berbagai model, mulai dari kompak hingga SUV.
Meskipun jumlah penjualannya lebih sedikit, kontribusi segmen ini tetap berperan penting dalam total penjualan mobil di China.
| Peringkat Model Penjualan (Unit) | ||
| 6 | Wuling Binguo EV | 4.062 |
| 7 | Wuling Air EV | 3.410 |
| 8 | GAC Aion V | 2.852 |
| 9 | BYD Atto 3 | 2.556 |
| 10 | Geely EXS | 2.342 |
Sumber data: Gaikindo (Januari--November 2025)