Menyusuri Desa Terluas di Pulau Jawa, Ini Sederet Keistimewaannya
Desa terluas di Pulau Jawa ini memiliki keindahan alam yang memukau
Desa ini memiliki keindahan alam yang memukau
Potret Desa Terluas di Pulau Jawa, Ini Keistimewaannya
Desa Kalipait di Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, merupakan desa terluas di Pulau Jawa. Berdasarkan data Badan Informasi Geospasial, luas desa ini mencapai 428,98 kilometer persegi.
Mitos
Mengutip situs Kalipait Bangkit, konon dulunya di desa ini banyak terdapat sungai kecil yang airnya sangat asin hingga rasanya mendekati pahit.
Penduduk setempat pun menamai daerah ini dengan nama Desa Kalipait.
Profil
Desa seluas 607.400 hektare ini terbagi menjadi beberapa bagian, yakni: 5, 28% berupa jalan; 23, 20% berupa permukimam penduduk; 33, 61% berupa area persawahan; 37,66% berupa area lahan/ladang dan 0, 25% berupa tempat olahraga.
Topografi Desa Kalipait berupa dataran rendah yang berada 12 kilometer dari pantai dan dilintasi beberapa aliran sungai irigasi. Sedangkan ketinggian rata-rata dari permukaan air laut ± 24 mdpl, dengan keadaan suhu rata-rata berkisar 26 - 30 derajat celcius.
Desa Kalipait memiliki curah hujan rata-rata tiap tahun 1000 - 2500 mm/th. Hal ini membuat Desa Kalipait cukup subur dengan sumber air cukup.
Pembagian Daerah
Kendati wilayahnya sangat luas, desa ini hanya terbagi menjadi dua dusun, yakni Dusun Purworejo dan Dusun Kutorejo.
Pesona Alam
Desa ini memiliki pesona alam memukau. Salah satunya karena keberadaan G-Land atau Pantai Plengkung.
Pantai ini kerap disandingkan keindahannya dengan Hawai. Pantai ini juga jadi lokasi favorit untuk para peselancar lokal maupun mancanegara.
Desa Kalipait juga memiliki Taman Nasional Alas Purwo. Ekosistem yang dimiliki taman nasional ini mulai dari pantai (hutan pantai) sampai hutan hujan dataran rendah, hutan mangrove, hutan bambu, savana buatan dan hutan tanaman.
Keanekaragaman jenis flora darat di kawasan Taman Nasional Alas Purwo cukup tinggi.
Lebih dari 700 jenis tumbuhan mulai dari tingkat tumbuhan bawah sampai tumbuhan tingkat pohon dari berbagai tipe/formasi vegetasi. Tumbuhan khas pada taman nasional ini yaitu Sawo Kecik dan jenis yang dilindungi yaitu Sadeng.
Selain kaya akan jenis-jenis flora, Taman Nasional Alas Purwo juga kaya akan jenis-jenis fauna daratan, baik kelas mamalia, aves dan herpetofauna (reptil dan amfibi). Sampai saat ini teridentifikasi 45 jenis mamalia di Taman Nasional Alas Purwo.