Jawaban Lucu Kapten TNI Saat Dimarahi Kolonel Karena Dikira Ketiduran
Kolonel TB Silalahi sengaja menegur perwira yang tertidur. Dia meminta kapten tersebut berdiri. Di aula langsung bergemuruh tawa peserta ceramah.
Penulis: Arsya Muhammad
Letnan Jenderal (Purn) TB Silalahi dijuluki guru para jenderal. Sosoknya dikenal cerdas sebagai instruktur atau pengajar militer. Para perwira menengah yang diajarnya, banyak yang di kemudian hari menjadi perwira tinggi.
Selama mengajar, banyak kisah menarik yang dialami TB Silalahi. Salah satunya saat menegur seorang perwira yang kelihatan tengah tertidur di kelas.
Saat itu TB Silalahi masih berpangkat kolonel. Dia tengah memberikan ceramah dalam Kursus Lanjutan Pertama (Suslapa) yang diikuti ratusan kapten dari seluruh TNI AD. TB Silalahi membawakan materi tentang Perang Malvinas antara Inggris dan Argentina.
Saat itu tahun 1983, TB baru saja pulang dari London setelah mengikuti seminar tentang perang dengan gaya modern tersebut.
Walau peserta ratusan orang, TB bisa mengetahui mana saja perwira yang serius mendengarkan dan mana yang asal-asalan. Maklum jam terbangnya sebagai pengajar militer cukup tinggi.
Tiba-tiba di barisan paling belakang, TB melihat seorang perwira terkantuk-kantuk. Mungkin karena habis piket malam. TB melihat, saat mengikuti materi, perwira itu masih menggunakan selendang ala perwira piket.
Kolonel TB Silalahi sengaja menegur perwira yang tertidur. Dia meminta kapten tersebut berdiri. Di aula langsung bergemuruh tawa peserta ceramah.
Apalagi setelah si kapten berteriak menyebut namanya. "Siap! Nama saya Kapten Sudi Silalahi!"
"Kenapa kamu tertidur?"
"Kolonel saya tidak tertidur, tapi mata saya memang sipit," jawab Kapten Sudi Silalahi.
Mendengar jawaban Kapten Sudi Silalahi, tawa peserta makin riuh. TB sendiri yakin kapten yang satu marga dengannya itu memang ketiduran. Kelelahan sehabis turun piket malam.
Kisah ini dituliskan dalam buku biografi TB Silalahi Bercerita Tentang Pengalamannya.
Kapten Jadi Jenderal
TB sudah lupa kejadian itu. Hingga pada tahun 1998 saat dia sudah pensiun dari TNI, dia mendapat telepon. Dari Kepala Staf Kodam Jaya, kata suara di ujung telepon. TB sedikit bingung, dia tak tahu siapa yang kini menjabat Kasdam Jaya.
"Ini saya bang, Brigjen Sudi Silalahi. Sekarang saya jadi Kasdam Jaya," kata Sudi Silalahi.
Sudi berterima kasih atas teguran yang diberikan TB Silalahi dulu. Mereka pun mengobrol akrab. Sebagai senior TB Silalahi banyak memberi nasihat untuk Sudi Silalahi.
Kelak Sudi Silalahi mencapai pangkat letnan jenderal dan menjadi Mensesneg era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.