Modena sebut Penting Kolaborasi Dorong Isu Pangan
Kolaborasi seperti ini sangat berarti, karena menanamkan nilai tentang membangun sistem pangan.
Winda Aulia, Sustainability Lead MODENA mengatakan sebagai merek perlengkapan dapur pihaknya memahami betul kedekatannya dengan isu pangan. Oleh sebab itu, mereka ingin mendorong dampak yang nyata lewat makanan.
"Tahun ini, kami merayakan Hari Pangan Sedunia melalui langkah nyata untuk menyelamatkan, mengedukasi, dan membangun kembali keadilan pangan. Karena itu, kami berkolaborasi dengan Scholars of Sustenance dan COMO Group untuk memperluas dampak bersama,” jelasnya.
Tahun ini, MODENA bekerja sama dengan Scholars of Sustenance (SOS), sebuah global food rescue foundation, dan COMO Group, global luxury hospitality group, untuk memperluas dampak di isu pangan melalui inisiatif MODENA Food Hub.
Bentuk konkretnya, kata Winda, adalah menyalurkan lebih dari 200 porsi makanan bergizi bagi siswa SD Negeri 3 Jungutan, Kabupaten Karangasem, Bali, melalui Healthy School Meals Program.
"Selain menyalurkan makanan, MODENA dan SOS Indonesia juga memberikan sesi pembelajaran sederhana kepada para siswa mengenai pentingnya pangan bergizi dan gaya hidup sehat," terang dia.
Kolaborasi seperti ini sangat berarti, karena bukan hanya menyelamatkan makanan dari limbah, tapi juga menanamkan nilai tentang bagaimana kita semua bisa berperan dalam membangun sistem pangan yang lebih adil.
"Bersama MODENA, kami ingin menunjukkan bahwa aksi kecil yang dilakukan dengan kesadaran besar bisa membawa dampak yang luas,” ujar Morra Lovreza, Community and Operation Manager Jakarta, SOS Indonesia.
Setelah setahun diluncurkan, MODENA Food Hub telah menjangkau 350+ penerima manfaat di berbagai daerah, bekerja sama dengan Garda Pangan, Food Cycle Indonesia, dan Scholar of Sustenance untuk mendorong aksi nyata dalam isu ketahanan dan keadilan pangan.