Menguak Pesona Landwasser World, Jalur Kereta Ikonik Swiss yang Masuk Situs Warisan Dunia
Landwasser World, destinasi baru Swiss, tawarkan pengalaman wisata kereta spektakuler melintasi viaduk ikonik dengan panorama pegunungan menakjubkan.
Swiss tak hanya terkenal dengan Pegunungan Alpen, cokelat, atau sistem keuangan yang stabil. Negara di jantung Eropa ini juga menyimpan pesona yang belum banyak diketahui publik: Landwasser World, kawasan wisata kereta yang menyuguhkan pengalaman melintasi jalur Warisan Dunia UNESCO dengan pemandangan luar biasa dan sarana rekreasi yang menawan.
Landwasser World merupakan proyek wisata terbaru yang dibangun di sekitar Viaduk Landwasser, salah satu ikon jalur kereta api di Swiss. Destinasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan, tak hanya dari dalam kereta, tetapi juga dari sudut pandang terbaik di sekitar jembatan ikonik tersebut.
"Landwasser Viaduct ini tingginya 65 meter dan kereta masuk secara langsung dari jembatan ke terowongan. Jadi, tempat ini Instagrammable," ujar Patrick Miescher, Market Manager Rhaetian Railways Asia-Pasifik, saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menjelajahi Jalur Kereta Warisan Dunia
Jalur kereta yang menjadi bagian dari Landwasser World membentang sepanjang 122 kilometer, menghubungkan Thusis, Swiss, hingga Tirano, Italia. Jalur ini tercatat sebagai bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2008, berkat nilai sejarah, teknik konstruksi, dan lanskap yang dilaluinya.
Di sepanjang lintasan tersebut, kereta akan melewati 55 terowongan dan 196 jembatan, termasuk dua viaduk ikonik: Viaduk Brusio dan Viaduk Landwasser. Viaduk Brusio terkenal karena bentuknya yang melingkar 360 derajat, sebuah rekayasa teknik yang dirancang untuk mengurangi kecepatan kereta secara alami ketika melintasi elevasi tinggi.
Namun, perhatian dunia lebih tertuju pada Viaduk Landwasser. Jembatan lengkung setinggi 65 meter dan sepanjang 142 meter ini berdiri megah di antara tebing batu yang menjulang, seolah menjadi jalur masuk dan keluar dari perut gunung. Posisi strategis viaduk ini menghadirkan pemandangan dramatis yang tak tertandingi—membuatnya sering muncul dalam berbagai iklan pariwisata Swiss dan menjadi buruan para fotografer serta pencinta kereta.
Sayangnya, keindahan arsitektur viaduk tidak sepenuhnya bisa dinikmati dari dalam kereta. Itulah alasan mengapa Rhaetian Railways meluncurkan konsep Landwasser World—sebuah kawasan rekreasi tematik di sekitar jembatan untuk menghadirkan pengalaman imersif bagi para pengunjung.
“Kami ingin membuat Landwasser World ini di sekeliling viaduk. Apa yang kami lakukan sekarang adalah memasukkan banyak elemen atraksi di sekeliling karena kami ingin orang-orang datang dan tinggal di sana untuk beberapa jam, setengah hari, sehari, dan mereka bisa melakukan banyak hal yang berbeda, seperti di Disneyland,” jelas Patrick.
Tiga Pengalaman Kereta yang Tak Terlupakan
Rencananya, Landwasser World akan resmi dibuka pada 10 Mei 2025 dan akan menghadirkan tiga pengalaman wisata kereta yang dirancang untuk segala usia dan ketertarikan. Titik keberangkatan utama berada di Stasiun Filisur, sebuah kota kecil di wilayah Graubünden, Swiss timur.
1. Kereta Bersejarah “Krokodil”
Pengalaman pertama adalah menaiki kereta klasik yang ditarik oleh lokomotif uap bernama Krokodil, yang telah beroperasi sejak tahun 1929. Lokomotif tua berbahan bakar batu bara ini akan membawa wisatawan dalam perjalanan selama 40 menit, melintasi Zugen Gorge dan Viaduk Wiesner. Beberapa gerbong bahkan dirancang dengan atap terbuka (cabrio), memungkinkan penumpang menikmati angin pegunungan dan pemandangan spektakuler secara langsung.
2. Choo Choo Train
Bagi keluarga atau anak-anak, tersedia kereta kecil Choo Choo Train yang mirip dengan kereta mini di pusat perbelanjaan. Namun, rute ini tak kalah istimewa karena mengelilingi area bawah Viaduk Landwasser. Penumpang akan berhenti selama 45 menit di titik bawah jembatan untuk menikmati keindahan arsitektur dan berfoto dari sudut terbaik.
3. Viaduct Shuttle
Pilihan ketiga adalah Viaduct Shuttle, kereta atap terbuka yang beroperasi setiap 20 menit. Perjalanan singkat Filisur–Alvaneu sejauh enam menit memungkinkan akses cepat ke titik-titik pandang terbaik Viaduk Landwasser. Dari sini, pengunjung bisa melanjutkan trekking ringan atau menjelajahi desa-desa sekitar yang menawarkan suasana khas pedesaan Swiss.
Ketiga jenis kereta ini dirancang untuk menghadirkan variasi pengalaman: dari nostalgia sejarah, atraksi keluarga, hingga petualangan terbuka—menjadikan Landwasser World sebagai destinasi lengkap dalam satu kawasan.
Aktivitas Tambahan: Lebih dari Sekadar Kereta
Landwasser World tidak hanya menawarkan wisata kereta. Di kawasan sekitar, pengunjung juga bisa menikmati beragam aktivitas tambahan yang memperkaya pengalaman berkunjung. Salah satunya adalah tur interaktif Filitour yang mengajak wisatawan menyusuri Desa Filisur sambil belajar sejarah lokal.
Tersedia juga kunjungan ke dua museum yang tak kalah menarik: Museum Lokal Bergun dan Museum Kereta Api Albula, tempat pengunjung bisa memahami lebih dalam tentang sejarah pembangunan jalur kereta legendaris ini. Bagi pencinta alam dan adrenalin, tersedia kursi gantung Darlux yang membawa pengunjung ke restoran gunung dengan pemandangan mengesankan, serta Ela Fly tree glider—semacam flying fox yang meluncur di antara pepohonan.
Dengan kombinasi wisata sejarah, petualangan, edukasi, dan hiburan, Landwasser World benar-benar disiapkan sebagai tujuan wisata keluarga yang lengkap.
Aksesibilitas dan Harga Tiket
Mengingat Filisur adalah kota kecil dengan fasilitas akomodasi terbatas, para wisatawan disarankan untuk menginap di kota-kota besar terdekat seperti Zurich, St. Moritz, atau Davos. Dari kota-kota tersebut, Filisur dapat dijangkau dalam waktu singkat menggunakan mobil pribadi, bus antarkota, atau kereta ekspres seperti Bernina Express.
Untuk menikmati seluruh pengalaman di Landwasser World, pengunjung dapat memilih paket wisata sesuai kebutuhan dan durasi kunjungan:
- Landwasser World Pass Mini: seharga 18–28 franc Swiss (sekitar Rp360–560 ribu). Paket ini mencakup perjalanan dengan kereta Rhaetian di sekitar Glaris, Alvaneu, dan Bergun; naik choo choo train; shuttle; dan akses ke Museum Ilusi.
- Landwasser World Pass Midi: seharga 29–45 franc Swiss (sekitar Rp580–901 ribu). Paket ini sudah mencakup seluruh fasilitas dari Pass Mini, ditambah perjalanan dengan kereta bersejarah Krokodil dan tiket masuk Museum Albula.
“Dengan satu produk (wisata), jika mereka memiliki sedikit waktu, 2─3 jam atau setengah hari, itu sudah bagus. Lalu berikutnya, mereka bisa melakukan 3─4 hal sekaligus saat berkunjung,” ujar Patrick Miescher.
Pesona Abadi di Jantung Swiss
Landwasser World bukan sekadar tempat wisata, melainkan perwujudan dari kecintaan Swiss terhadap keindahan alam, teknologi transportasi, dan pelestarian budaya. Dengan memadukan sejarah, rekayasa arsitektur, dan inovasi wisata, kawasan ini berhasil menjadi representasi modern dari jalur kereta legendaris yang telah berusia lebih dari satu abad.
Bagi para pencinta kereta api, fotografer lanskap, atau keluarga yang ingin mencari pengalaman unik di Swiss, Landwasser World adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan. Tak hanya memanjakan mata, perjalanan ini juga akan mengisi hati—mengingatkan kita bahwa keindahan bisa hadir dari harmoni antara manusia, mesin, dan alam.