Manicure, Lebih dari Sekadar Kecantikan, Manfaat untuk Kesehatan Mental
Sebuah penelitian terbaru dari dua universitas di Jepang menemukan bahwa proses manicure, khususnya di salon, dapat berkontribusi pada peningkatan emosi positif
Manicure, kegiatan perawatan kuku yang seringkali dianggap sebagai bentuk pampering diri, ternyata memiliki dampak positif tidak hanya pada estetika kuku tetapi juga pada kesehatan mental seseorang.
Manicure, Lebih dari Sekadar Kecantikan, Manfaat untuk Kesehatan Mental
Sebuah penelitian terbaru dari dua universitas di Jepang menemukan bahwa proses manicure, khususnya di salon, dapat berkontribusi pada peningkatan emosi positif, relaksasi, dan vitalitas.
Hubungan Manicure dengan Kesehatan Mental
Menurut laporan dari New York Post pada 3 November 2023, penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Psychology pada September 2023 menemukan bahwa obrolan yang terjadi selama proses manicure, terutama yang melibatkan topik sehari-hari dan pengalaman sulit, dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan mental.
Atsushi Kawakubo, seorang profesor di Saitama Gakuen University di Jepang, sebagai penulis studi, menyatakan bahwa praktik perawatan kuku di salon, bersama dengan keterbukaan diri, dapat memberikan dorongan positif pada kondisi psikologis seseorang.
Selain manfaat psikologis, melakukan manicure secara rutin juga memberikan sejumlah keuntungan bagi kesehatan fisik. Berikut adalah beberapa manfaat dari manicure dan pedicure, sebagaimana dilansir oleh London Collage of Beauty Therapy seperti dikutip dari Liputan6.com:
Manfaat Rutin Manicure untuk Kesehatan Fisik
1. Kesehatan Kuku yang Optimal
Proses manicure tidak hanya membersihkan kuku secara menyeluruh tetapi juga membantu dalam pengangkatan sel-sel mati, merangsang pertumbuhan sel kulit baru, dan mencegah kuku terkena infeksi jamur.
2. Peningkatan Sirkulasi Darah
Pijatan yang biasanya dilibatkan dalam proses manicure dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi risiko dingin atau mati rasa pada tangan dan kaki, serta membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri sendi.
3. Pemeliharaan Kondisi Kuku dan Kulit
Tangan dan kaki seringkali mengalami kondisi keras, dan manicure secara rutin dapat memastikan kuku tetap dalam kondisi baik serta mencegah masalah seperti kapalan dan tangan retak.
Selain efek positif dari pijatan, proses manicure juga memberikan kesempatan untuk bersantai dan melepaskan stres, menciptakan momen khusus untuk diri sendiri.
4. Penghilangan Stres
Proses manicure dapat dilakukan baik di salon maupun di rumah. Berikut adalah langkah-langkah umum yang dijalani saat melakukan manicure dan pedicure:
Cara Merawat Kuku dengan Manicure dan Pedicure
1. Bersihkan Kuku: Rendam kapas dalam aseton dan bersihkan kuku secara perlahan. Pastikan juga membersihkan cat kuku jika digunakan.
2. Rilekskan Kuku dan Kulit: Rendam kuku dalam air hangat selama 5-10 menit untuk membuatnya lebih lunak. Gunakan sikat khusus untuk membersihkan kuku kaki.
3. Potong Kuku: Potong kuku dengan arah lurus, hindari memotong terlalu pendek untuk mencegah cantengan. Kikir kuku sesuai bentuk yang diinginkan.
5. Bersihkan Kuku Lagi: Pastikan kuku dan kulit di sekitarnya bersih, keringkan dengan lembut, dan gunakan pelembap.
4. Pijat Jari: Oleskan minyak kutikula pada jari dan pijat secara lembut. Hindari memotong kutikula untuk menghindari infeksi.
Bahaya Tersembunyi dari Manicure dan Pedicure
Meskipun memberikan sejumlah manfaat, manicure dan pedicure juga dapat menyimpan risiko tertentu, terutama jika dilakukan di salon kecantikan. Beberapa bahaya yang mungkin terjadi termasuk cedera pada kuku dan risiko infeksi jamur kuku.
Jika Anda memilih untuk melakukan manicure di salon, pertimbangkan beberapa tips berikut untuk mengurangi risiko cedera atau infeksi:
Tips Aman untuk Manicure dan Pedicure di Salon
1. Tidak bercukur sebelum manicure dan pedicure.
2. Pastikan alat-alat yang digunakan benar-benar bersih.
3. Pilih salon yang memiliki lisensi atau menggunakan alat baru yang terbungkus.
4. Pertimbangkan untuk melewatkan proses perendaman kuku jika ingin lebih aman.