Komandan Militer Iran Klaim Trump Mulai Pusing Cari Jalan Keluar dari Perang
Seorang komandan senior militer Iran menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mencari jalan keluar dari perang.
Seorang komandan senior militer Iran menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mencari jalan keluar dari konflik setelah dinilai gagal mencapai tujuannya.
Ali Abdollahi, komandan markas Khatam al-Anbiya dari Garda Revolusi Iran (IRGC), mengatakan Washington kini terjebak dalam konflik dan mulai mengandalkan pemimpin negara lain untuk membantu meredakan situasi.
“Setelah menyadari kondisi di lapangan dan gagal mencapai tujuannya, Trump beralih kepada para pemimpin sejumlah negara untuk keluar dari perang ini,” ujar Abdollahi, seperti dikutip media Iran dari Middle East Monitor, Rabu (25/3/2026).
Ia menyebut situasi tersebut sebagai kebanggaan bagi rakyat Iran. Ia pun menegaskan bahwa respons Iran telah memaksa Amerika Serikat mempertimbangkan kembali posisinya.
Niat AS dan Israel Taklukan Iran 48 Jam
Abdollahi juga mengklaim bahwa Amerika Serikat dan Israel awalnya menargetkan untuk menjatuhkan Iran dalam waktu 48 jam, termasuk dengan menyerang para pemimpin utama.
Namun, menurutnya, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh perlawanan Iran.
Pernyataan ini muncul di tengah perbedaan klaim terkait kemungkinan adanya komunikasi antara Washington dan Teheran.
Pada Senin, Trump menyatakan telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif dengan Iran dalam dua hari terakhir. Sayangnya, klaim itu kemudian dibantah oleh pejabat Iran.
Trump juga mengumumkan penundaan selama lima hari terhadap rencana serangan ke pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran yang semula dijadwalkan pada Selasa.
Langkah ini memicu spekulasi mengenai kemungkinan adanya penyesuaian strategi atau upaya diplomasi di tengah konflik yang masih berlangsung.