Iran Konfirmasi Kepala Keamanan Ali Larijani Tewas
Selain Larijani dan Soleimani, Iran juga menyatakan bahwa putra Larijani serta beberapa pengawalnya turut tewas dalam serangan tersebut.
Pemerintah Israel menyatakan dua pejabat penting Iran tewas dalam serangan udara Israel. Keduanya adalah pejabat keamanan tinggi Ali Larijani dan komandan pasukan paramiliter Basij Gholamreza Soleimani.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan kedua tokoh tersebut tewas dalam serangan yang dilakukan pada malam sebelumnya.
“Larijani dan komandan Basij dieliminasi tadi malam,” kata Katz dalam pernyataannya.
Iran Konfirmasi
Otoritas Iran kemudian mengonfirmasi kematian kedua pejabat tersebut. Selain Larijani dan Soleimani, Iran juga menyatakan bahwa putra Larijani serta beberapa pengawalnya turut tewas dalam serangan tersebut.
Larijani menjadi pejabat Iran paling senior yang tewas sejak Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei terbunuh pada hari pertama serangan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari 2026.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran atau Supreme National Security Council mengonfirmasi pada Rabu waktu setempat bahwa Larijani tewas bersama putranya, Morteza Larijani, serta salah satu asistennya dan sejumlah pengawal.
Dalam pernyataan yang dibacakan di televisi pemerintah Iran, lembaga tersebut menyebut Larijani telah mengabdikan hidupnya untuk kemajuan Iran dan Revolusi Islam.
“Setelah seumur hidup berjuang untuk kemajuan Iran dan Revolusi Islam, ia menjawab panggilan Tuhan,” demikian isi pernyataan tersebut dikutip dari BBC, Rabu (18/3/2026).
Pengumuman dari Iran itu muncul beberapa jam setelah militer Israel atau Israel Defense Forces menyatakan angkatan udaranya telah menewaskan Larijani dalam serangan presisi di dekat Tehran pada malam sebelumnya.