Hakim Putuskan Lagu Adele Ini Plagiat, Perintahkan Ditarik dari Peredaran di Seluruh Dunia
Hakim di Brasil memerintahkan penarikan lagu Adele akibat klaim plagiarisme.
Seorang hakim di Brasil telah mengeluarkan perintah untuk menarik lagu 'Million Years Ago' karya Adele dari seluruh dunia, termasuk layanan streaming. Keputusan ini diambil setelah adanya klaim plagiarisme yang diajukan oleh seorang komposer asal Brazil, Toninho Geraes, yang mengklaim bahwa lagu Adele menjiplak karyanya yang berjudul 'Mulheres'.
Perintah ini mengancam anak perusahaan Sony Music Entertainment dan Universal Music di Brazil dengan denda sebesar $8.000 (sekitar Rp128 juta) untuk setiap tindakan ketidakpatuhan. Meskipun demikian, kedua perusahaan musik tersebut masih memiliki hak untuk mengajukan banding terhadap keputusan ini.
Proses Hukum dan Tuntutan
Hakim Victor Torres dari Pengadilan Niaga ke-6 Rio de Janeiro mengeluarkan perintah tersebut pada hari Jumat (13/12) sambil menunggu proses lebih lanjut dalam kasus plagiarisme ini. Dalam perintah pendahuluan yang diterima oleh kantor berita AFP, Sony Music dan Universal Music diminta untuk segera menghentikan penggunaan, reproduksi, penyuntingan, pendistribusian, atau komersialisasi lagu 'Million Years Ago' di seluruh dunia.
Fredimio Trotta, pengacara Geraes, mengungkapkan bahwa mereka akan berusaha memastikan bahwa semua lembaga penyiaran radio, televisi, serta layanan streaming di seluruh dunia diberitahu mengenai putusan Brasil ini. Kliennya menuntut ganti rugi atas hilangnya royalti sebesar $160 ribu (sekitar Rp2,5 miliar) dan meminta namanya dicantumkan sebagai penulis lagu pada karya Adele tersebut.
Dampak Putusan Hukum
Trotta menyatakan bahwa putusan pengadilan ini dapat memberikan efek jera bagi artis dan label asing yang berencana untuk menjiplak lagu-lagu dari Brasil. Ia menekankan bahwa keputusan ini bisa membuat produser dan artis internasional berpikir dua kali sebelum melakukan plagiarisme terhadap musik Brasil.
Adele sebelumnya juga pernah dituduh melakukan plagiarisme oleh penggemar musik Turki pada tahun 2015. Mereka mengklaim bahwa nada lagu 'Million Years Ago' mirip dengan lagu tahun 1985 oleh penyanyi Kurdi, Ahmed Kaya, berjudul 'Acilara Tutunmak'.
Konvensi Internasional dan Perlindungan Karya
Brazil merupakan penanda tangan Konvensi Berne 1886, yang menyetujui perlindungan internasional untuk karya berhak cipta. Dengan adanya putusan ini, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran akan pentingnya perlindungan hak cipta di kalangan musisi dan industri musik secara global.
Perlindungan hak cipta adalah isu yang sangat penting, terutama bagi para pencipta lagu yang sering kali menjadi korban plagiarisme. Kasus ini menjadi sorotan di industri musik dan dapat mempengaruhi cara artis internasional berinteraksi dengan karya-karya dari negara lain.
Sumber: VOA Indonesia