Para pelayat membawa jenazah Azzam Khalil al-Hayya, putra Wakil Ketua Biro Politik Hamas Khalil al-Hayya, di Kota Gaza, Kamis (07/05/2026), setelah tewas akibat serangan Israel sehari sebelumnya. (AFP/ Omar AL-Qattaa)
ADVERTISEMENT
Para pelayat mengiringi jenazah Azzam Khalil al-Hayya, putra Wakil Ketua Biro Politik Hamas Khalil al-Hayya, dalam prosesi pemakaman di Kota Gaza pada 7 Mei 2026 setelah ia meninggal akibat luka yang dideritanya dalam serangan Israel di lingkungan Daraj sehari sebelumnya.
Kematian Azzam terjadi di tengah berlanjutnya bombardir Israel di wilayah Gaza yang kembali memicu jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Pejabat kesehatan Gaza pada 6 Mei melaporkan sedikitnya enam orang tewas dalam serangan yang terjadi di berbagai wilayah Palestina pada hari yang sama.
Kerabat memeluk jenazah Azzam Khalil al-Hayya, putra wakil ketua Biro Politik Hamas, Khalil al-Hayya, setelah ia tewas sehari sebelumnya akibat bombardir Israel di Kota Gaza, Kamis (07/05/2026). AFP/ Omar AL-QattaaPara pelayat meratapi para korban yang tewas akibat bombardir Israel sehari sebelumnya di Rumah Sakit Shifa di Kota Gaza Kamis (07/05/2026). AFP/ Omar AL-QattaaWarga menyaksikan prosesi pemakaman jenazah Azzam Khalil al-Hayya, putra wakil ketua Biro Politik Hamas, Khalil al-Hayya, setelah ia tewas sehari sebelumnya akibat bombardir Israel di Kota Gaza, Kamis (07/05/2026). AFP/ Omar AL-QattaaPara pelayat membawa jenazah Azzam Khalil al-Hayya, putra Wakil Ketua Biro Politik Hamas Khalil al-Hayya, di Kota Gaza, Kamis (07/05/2026), setelah tewas akibat serangan Israel sehari sebelumnya. AFP/ Omar AL-QattaaPara pelayat membawa jenazah Azzam Khalil al-Hayya, putra Wakil Ketua Biro Politik Hamas Khalil al-Hayya, di Kota Gaza, Kamis (07/05/2026), setelah tewas akibat serangan Israel sehari sebelumnya. AFP/ Omar AL-QattaaPara pelayat membawa jenazah Azzam Khalil al-Hayya, putra Wakil Ketua Biro Politik Hamas Khalil al-Hayya, di Kota Gaza, Kamis (07/05/2026), setelah tewas akibat serangan Israel sehari sebelumnya. AFP/ Omar AL-Qattaa
PKB sampaikan duka cita mendalam atas wafatnya putra pemimpin Hamas, Azzam al-Hayya, dan empat anaknya akibat serangan Israel. Ini menegaskan kembali dukungan kuat Indonesia terhadap perjuangan Palestina.
Seorang warga Palestina tewas setelah penggerebekan militer Israel di Kamp Qalandia. Insiden ini menambah daftar panjang Kematian Warga Palestina di Tepi Barat yang memicu kekhawatiran global.
Ketegangan kembali terasa di Gaza setelah serangkaian serangan memicu korban jiwa di tengah gencatan senjata yang belum sepenuhnya meredakan situasi keamanan.
Kuba menghadapi krisis energi serius setelah pemerintah mengakui negara itu kehabisan solar dan bahan bakar minyak di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat.