Tragedi kemanusiaan di Gaza terus terjadi. Tentara Israel terus membunuh warga Palestina di daerah kantong itu dengan brutal.
Di Rafah, Gaza Selatan, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun menjadi korban kebrutalan tentara Israel. Bocah bernama Hamza itu tewas ditembak di kepala oleh tantara Israel saat sedang membawa bantuan makanan untuk keluarganya.
Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Hamzah yang pergi buat mencari makanan untuk keluarganya, kembali ke keluarganya dalam balutan kain kafan.
"Dia hendak membawa bantuan, tetapi mereka menembak kepalanya. Dia sangat baik padaku. Sebulan yang lalu, dia menghafal Al-Qur’an," kata adik perempuannya sambil menangis di samping jenazah Hamza dalam sebuah rekaman video yang dibagikan akun X @qudsn, Minggu (15/6/2025).
Hamza dikenal sebagai anak yang saleh dan penuh kasih terhadap keluarga. Meskipun usianya masih belia, dia telah berjuang keras membantu orang tuanya di tengah kondisi blokade Israel yang mengakibatkan penduduk Gaza kelaparan akibat tak ada bantuan yang bisa masuk.
Namun, niat mulianya untuk membawa makanan justru berakhir dengan kematian di tangan tentara penjajah Israel.
Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang korban anak-anak dalam genosida Israel di Gaza. Kematian Hamza menjadi potret nyata penderitaan anak-anak Palestina di Gaza yang hidup dalam ketakutan, namun tetap berusaha bertahan dan membantu keluarga mereka dengan keberanian yang luar biasa.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah warga Palestina di Gaza yang meninggal dunia akibat serangan brutal Israel sejak Oktober 2023 hingga 15 Juni 2025, lebih dari 55.362 orang. Kebanyakan dari korban adalah wanita dan anak-anak.
Jumlah korban sesungguhnya jauh lebih banyak karena masih banyak jenazah korban yang tertimpa bangunan.
Advertisement
"راح يجيب مساعدات، طخوه في راسه، كان منيح كثير معي، قبل شهر حفظ القرآن"... طفلة تبكي شقيقها حمزة "13 عاماً" الذي خرج لإحضار الطعام لعائلته من رفح لكن جيش الاحتلال قتله وعاد إليها بكفن. pic.twitter.com/Rls2RjJC5q
— شبكة قدس الإخبارية (@qudsn) June 15, 2025