FOTO: Potret Terbaru Kehancuran Bangunan Akibat Gempa Mematikan Myanmar
Tim SAR terus berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat, meskipun menghadapi kendala kurangnya alat berat dan kondisi reruntuhan yang tidak stabil.
Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar beberapa hari lalu telah menyebabkan kehancuran besar di Kota Mandalay dan sekitarnya. Guncangan kuat meratakan bangunan perumahan, fasilitas umum, serta infrastruktur penting, meninggalkan puing-puing dan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.
Foto-foto terbaru yang diperoleh Reuters pada Senin (31/3/2025) memperlihatkan kondisi memilukan, dengan bangunan beton, pagoda, hingga jembatan yang runtuh. Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) terus berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat, meskipun menghadapi kendala kurangnya alat berat dan kondisi reruntuhan yang tidak stabil.
Berdasarkan laporan resmi dari pemerintah junta militer Myanmar, jumlah korban tewas kini telah mencapai 2.065 orang, sementara lebih dari 3.900 orang mengalami luka-luka, dan setidaknya 270 lainnya masih dinyatakan hilang. Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah seiring dengan proses evakuasi yang terus berlangsung.
Sebagai bentuk respons atas bencana yang menghancurkan ini, pemerintah Myanmar telah menetapkan masa berkabung nasional selama sepekan, mulai Senin (31/3/2025).
Sementara itu, bantuan kemanusiaan dari berbagai negara mulai berdatangan untuk membantu korban terdampak, termasuk pasokan makanan, obat-obatan, serta tempat penampungan darurat bagi para penyintas.