Agak Lain, Imam Masjid Ini Hadiri Festival Musik Israel dan Joget Bersama Aktivis Pro-Genosida
Imam masjid ini juga gencar bela Israel saat Tel Aviv menyerang Iran pada 13 Juni lalu.
Seorang imam masjid di Prancis menuai kemarahan publik setelah terlihat hadir di festival musik yang diselenggarakan untuk mendukung Israel. Festival bertajuk "We Will Dance Again" tersebut berlangsung di Paris pada 22 Juni lalu.
Imam masjid bernama Hassen Chalghoumi itu terlihat berada di atas panggung, asyik berjoget, dan dikelilingi bendera Israel.
Dikutip dari Middle East Eye, Jumat (27/6), festival tersebut diselenggarakan TheTruth, sebuah asosiasi yang didirikan untuk menentang "disinformasi, penghinaan terhadap Israel, anti-Semitisme, Islam politik", menurut akun media sosialnya.
Partisipasi Chalghoumi dalam festival tersebut di tengah perang genosida Israel di Gaza memicu kecaman keras dari warganet. Para warganet menuduh Chalghoumi "merayakan genosida".
"Lokasi terbaik di Paris, Trocadero, di seberang Menara Eiffel," tulis seorang warganet.
"Aktivis pro-genosida berdemonstrasi untuk menyatakan dukungan mereka terhadap Israel, negara pembunuh anak-anak. Perhatikan partisipasi Imam Chalghoumi, seorang pembela genosida Palestina yang gigih," lanjut warganet tersebut.
Beberapa pengguna media sosial menyoroti Chalghoumi yang muncul di panggung bersama Anggota Parlemen Caroline Yadan, yang dikenal karena dukungannya yang kuat terhadap Israel.
Middle East Eye menghubungi Chalghoumi untuk mengonfirmasi berita ini, tetapi tidak mendapat tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.
Gencar Bela Israel
Chalghoumi juga membela Israel saat negara penjajah tersebut menyerang Iran pada 13 Juni. Menurut Chalghoumi dalam unggahannya di X, serangan tersebut sebagai bentuk pembelaan diri Israel.
“Rakyat Israel melancarkan perlawanan ini atas nama semua bangsa yang merdeka,” tulisnya.
Chalghoumi, imam masjid kota Drancy di dekat Paris, sering menyerukan dialog antara Muslim dan Yahudi.
Namun, banyak warga Muslim Prancis mengatakan advokasinya menyimpang dari dialog antaragama, dan malah mempromosikan Israel dan narasi Israel, dengan merujuk pada perjalanannya ke Israel, termasuk satu perjalanan di mana ia bertemu dengan juru bicara militer Israel.
Chalghoumi juga melakukan perjalanan ke Tepi Barat yang diduduki atas undangan para pemimpin pemukim Israel, dan mengecam boikot terhadap Israel.