Jelang Duel Kontra Manila Digger, Pelatih Dewa United Terinspirasi Laga Galatasaray Vs Liverpool
Dewa United berkomitmen bangkit kembali dan meraih kemenangan melawan Manila Digger.
Dewa United sedang bersiap untuk pertandingan penting. Mereka akan menghadapi Manila Digger dalam leg kedua babak perempat final AFC Challenge League 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Kamis , 12 Maret 2025.
Dewa United menghadapi tantangan besar, karena pada leg pertama yang diadakan di Rizal Memorial Stadium, Manila, pekan lalu, tim Banten Warriors mengalami kekalahan dengan skor 0-1 dari Manila Digger.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyatakan timnya telah siap untuk menghadapi Manila Digger. Menariknya, Riekerink mengambil inspirasi dari pertandingan antara Galatasaray dan Liverpool yang berlangsung pada Rabu dini hari WIB, 11 Maret 2026.
"Jika kita melihat pertandingan tadi malam, Galatasaray Vs Liverpool, Liverpool kalah 0-1 dari Galatasaray. Dan dia melihat komentar bahwa mereka akan menyelesaikannya di kandang. Jadi itulah sikap yang kami miliki. Dan kita tidak boleh lupa, sekarang kami bermain di kandang," ungkap Jan Olde Riekerink dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan.
Harus Menang Besar
Untuk dapat melaju ke semifinal AFC Challenge League 2025/2026, Dewa United harus meraih kemenangan dengan selisih lebih dari dua gol melawan Manila Digger pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Jan Olde Riekerink percaya bahwa peluang timnya untuk mencapai hal tersebut cukup besar, terutama karena mereka akan bertanding di Indomilk Arena yang memiliki lapangan rumput asli.
“Minggu lalu kita bermain di stadion mereka, stadion yang memakai lapangan artifisial. Jadi tujuan kami di pertandingan selanjutnya adalah untuk menang,” tegas Jan Olde Riekerink.
Dengan kondisi lapangan yang lebih sesuai, diharapkan performa Brian Fatari dan rekan-rekannya akan meningkat, sehingga dapat memenuhi target kemenangan yang ditetapkan.
Mewakili Indonesia
Jan Olde Riekerink menekankan pentingnya kebanggaan dalam bermain bagi timnya. Ia menjelaskan bahwa Dewa United tidak hanya mewakili klub di AFC Challenge League 2025/2026, tetapi juga mewakili Indonesia.
"Saya rasa dalam pertandingan ini kita harus menyadari bahwa kita mewakili Dewa United. Dan itu bisa menjadi jalan pintas untuk memenangkan trofi. Dan bagian kedua, tentu saja, adalah kita mewakili Indonesia," tegasnya.
Pelatih Dewa United tersebut berharap agar para pemainnya dapat memahami tanggung jawab yang mereka emban. Mereka harus ingat bahwa setiap langkah di lapangan bukan hanya untuk klub, tetapi juga untuk bangsa. Dengan semangat juang yang tinggi, Riekerink yakin timnya dapat meraih kesuksesan di kompetisi ini. Ia percaya bahwa kebanggaan dalam bertanding akan menjadi motivasi tambahan untuk meraih kemenangan.