Transfer Casemiro dari MU ke Al-Nassr Batal, Ternyata ini Penyebabnya
Kekecewaan muncul karena harapan untuk melihat Casemiro kembali bermain bersama Ronaldo di Al Nassr harus tertunda untuk saat ini. Inilah alasannya.
Gelandang Manchester United, Casemiro, dipastikan tidak akan pindah ke Al-Nassr pada bursa transfer Januari mendatang, meskipun sebelumnya banyak rumor yang beredar mengenai kepindahannya. Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, baru-baru ini mengungkapkan bahwa timnya adalah yang terburuk dalam sejarah klub setelah mengalami kekalahan di kandang melawan Brighton pada minggu lalu.
Dalam keadaan tim yang tengah terpuruk, Amorim merasa perlu merekrut pemain baru untuk meningkatkan performa dan menjauhkan tim dari ancaman degradasi. Namun, masalah keuangan yang dihadapi oleh Manchester United memaksa klub untuk menjual beberapa pemain sebelum dapat mendatangkan pemain baru. Akibatnya, INEOS, sebagai pemilik klub, menawarkan hampir semua pemainnya di pasar transfer, termasuk nama-nama besar seperti Casemiro. Pemain berkebangsaan Brasil ini sebelumnya juga dilaporkan akan meninggalkan Old Trafford untuk menerima tawaran menggiurkan dari Liga Pro Saudi.
Transfer ke Al-Nassr Batal
Meskipun demikian, laporan terbaru dari The Athletic memastikan bahwa transfer Casemiro ke Al-Nassr tidak akan terwujud. Salah satu alasan utama yang menghambat kesepakatan ini adalah gaji dan kontrak Casemiro yang dianggap terlalu tinggi.
"Penjualan Casemiro ke Liga Pro Saudi tampaknya tidak lagi menjadi opsi, dengan sumber yang akrab dengan pasar transfer, yang berbicara dengan syarat anonim untuk melindungi hubungan, mengatakan bahwa Al-Nassr, klub yang dilaporkan tertarik mendatangkan mantan pemain internasional Brasil itu, sekarang tidak sedang mencari gelandang berusia 32 tahun," demikian laporan tersebut. Dengan demikian, kemungkinan besar Casemiro akan tetap berseragam MU setidaknya hingga akhir musim ini.
Peran Casemiro di Bawah Asuhan Ruben Amorim Sangat Signifikan
Di bawah arahan Amorim, Casemiro tampaknya tidak menjadi bagian dari rencana utama tim. Sejak musim ini dimulai, mantan bintang Real Madrid tersebut hanya dimainkan sebagai starter dalam empat pertandingan dan belum pernah menyelesaikan pertandingan selama 90 menit penuh. Pada laga terakhirnya melawan Newcastle, performa Casemiro kurang memuaskan dan ia kesulitan untuk memenuhi tuntutan intensitas permainan yang diinginkan oleh Amorim. Meskipun kontraknya di Manchester United masih berlaku hingga 2026, dengan perannya yang semakin berkurang, kemungkinan ia akan bertahan hingga musim depan sangat kecil.
Selain itu, Manchester United harus menanggung beban gaji yang cukup besar untuk Casemiro, yaitu sebesar 350 ribu pound per minggu, yang menjadi tekanan finansial bagi klub. Sebelumnya, pihak klub menetapkan harga transfer lebih dari 15 juta pound untuk Casemiro, namun angka tersebut mungkin perlu direvisi mengingat minimnya ketertarikan dari klub lain serta tuntutan gaji yang tinggi dari sang pemain. Setan Merah diperkirakan akan mengalami kerugian signifikan, mengingat mereka mengeluarkan 60 juta pound untuk mendatangkan Casemiro dari Real Madrid dua tahun lalu.
Sumber:The Peoples Person Articles