Kesal, Cristiano Ronaldo Berpotensi Pisah dengan Al Nassr
Situasi di dalam Al Nassr semakin tegang setelah terdengar kabar bahwa Cristiano Ronaldo mengancam akan hengkang dari klub pada musim panas yang akan datang.
Cristiano Ronaldo dilaporkan mengancam akan meninggalkan Al Nassr pada musim panas yang akan datang. Megabintang asal Portugal ini merasa dikhianati dan terus melakukan aksi mogok, termasuk menolak untuk berlatih dan bermain untuk klub yang berkompetisi di Saudi Pro League.
Menurut laporan dari Reuters yang diambil oleh berbagai media internasional, Ronaldo telah menyampaikan ancaman serius untuk pergi dari Al Nassr sebagai bentuk protes terhadap keputusan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi yang memindahkan Karim Benzema dari Al Ittihad ke klub rival mereka, Al Hilal. Transfer ini dianggap sebagai puncak dari kekecewaan Ronaldo terhadap kebijakan klub dan kurangnya aktivitas transfer yang dilakukan oleh Al Nassr.
Sangat kecewa
Menurut laporan dari CBS Sports, Ronaldo merasa bahwa Al Nassr tidak menunjukkan ambisi yang sebanding dengan statusnya sebagai pemain bintang dan simbol dari proyek besar sepak bola Arab Saudi. Ia berpendapat bahwa klub kurang agresif dalam merekrut pemain-pemain berkualitas tinggi yang dapat memperkuat tim dan bersaing di level tertinggi, baik di liga domestik maupun di Asia. Pemain yang kini berusia 41 tahun itu bahkan dilaporkan telah menolak untuk mengikuti sesi latihan dan pertandingan sebagai bentuk protes terhadap manajemen klub. Aksi mogok yang dilakukannya sebelumnya sempat diperkirakan akan segera berakhir menjelang pertandingan penting melawan Al Ittihad pada hari Jumat (6/2/2026). Namun, berita terbaru justru mengindikasikan bahwa sikap Ronaldo semakin tegas dan keras.
Masa Depan Dipertanyakan
Cristiano Ronaldo kini diakui sebagai pesepak bola dengan gaji tertinggi dalam sejarah. Ia dilaporkan mendapatkan bayaran luar biasa sebesar sekitar 500 ribu poundsterling setiap hari saat bermain di Arab Saudi. Meskipun kontrak yang sangat besar tersebut, tampaknya tidak mampu menghilangkan rasa kecewa Ronaldo terhadap perkembangan proyek olahraga di Al Nassr. Ketegangan ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai masa depan Ronaldo, yang sejak kedatangannya telah menjadi sosok ikonik bagi Saudi Pro League di kancah internasional.
Jika ia benar-benar meninggalkan klub pada musim panas mendatang, kepergian Ronaldo bisa berdampak signifikan, tidak hanya bagi Al Nassr, tetapi juga terhadap citra liga yang sedang berusaha menarik perhatian global. Sampai saat ini, Al Nassr belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai isu hengkangnya Ronaldo. Namun, situasi ini jelas menjadi tantangan besar bagi manajemen klub dan PIF, yang perlu segera menyelesaikan konflik ini jika mereka ingin mempertahankan bintang terbesar mereka di Saudi Pro League.
Sumber: CBS