Stadion Kebanggan MU Old Trafford: Ruang VIP Rp 13 juta, Tapi Banyak Kotoran Tikus
Sir Jim Ratcliffe, yang memimpin proyek revitalisasi besar Old Trafford, pasti tidak menyangka bahwa semuanya akan dimulai dengan begitu buruk.
Old Trafford kembali menjadi sorotan, namun bukan karena aksi spektakuler atau gol menawan, melainkan akibat laporan kesehatan yang mengejutkan. Dalam ulasan terbaru, stadion yang menjadi kebanggaan Manchester United tersebut ternyata menghadapi masalah kebersihan yang serius.
Ini bukan hanya sekadar masalah debu atau noda, tetapi temuan kali ini jauh lebih memalukan. Laporan mengungkapkan adanya kotoran tikus di sejumlah area, termasuk ruang VIP dan lounge mewah. Untuk sebuah stadion yang memiliki reputasi internasional, hal ini jelas merupakan tamparan yang menyakitkan.
Sir Jim Ratcliffe, yang merupakan penggagas proyek renovasi besar di Old Trafford, pastinya tidak mengharapkan awal yang semacam ini. Alih-alih menciptakan kemajuan, stadion justru terperosok dalam masalah kebersihan yang memalukan.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tidak hanya bagi penggemar, tetapi juga bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan stadion. Dengan reputasi yang dibangun selama bertahun-tahun, sangat disayangkan jika hal seperti ini dapat merusak citra Old Trafford di mata publik.
Kotoran tikus di lounge bernilai Rp13 juta
Menurut laporan yang dirilis oleh Mail Online dan dilansir oleh Mirror, ditemukannya kotoran tikus di tujuh lokasi berbeda di Old Trafford menjadi perhatian. Beberapa lokasi yang teridentifikasi mencakup Ambassador Lounge, Manchester Suite, serta area di bawah buffet bar di Number 7 Suite, yang merupakan salah satu ruang paling prestisius di stadion tersebut. Untuk dapat menyaksikan pertandingan dari Manchester Suite, pengunjung harus merogoh kocek sekitar 600 poundsterling atau setara dengan Rp13 juta. Ironisnya, laporan tersebut menyebutkan bahwa di ruangan ini ditemukan "sejumlah besar kotoran tikus."
Menanggapi situasi ini, seorang juru bicara klub mengungkapkan bahwa "Manchester United menerapkan sistem pengendalian hama yang ketat di seluruh area Old Trafford."
Mereka juga menegaskan bahwa "pemeriksaan dilakukan beberapa kali dalam seminggu di semua area katering, dan tindakan tegas akan segera diambil jika insiden seperti ini terjadi." Dengan demikian, klub berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam stadion bagi semua pengunjung.
Perbaikan di Old Trafford
Masalah ini bukanlah hal baru yang dihadapi. Pada bulan Desember yang lalu, Old Trafford mengalami penurunan peringkat sanitasi dari empat bintang menjadi dua bintang. Selama beberapa bulan, pihak klub telah berupaya untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ada. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa hasil dari upaya tersebut masih belum memuaskan.
Selain itu, ditemukan pula beberapa masalah baru, seperti area makanan yang kotor dan pelabelan makanan yang tidak sesuai. Meskipun demikian, hasil inspeksi mencatat bahwa "terlihat jelas bahwa upaya signifikan telah dilakukan untuk mengendalikan aktivitas tikus di lokasi." Para pengawas menekankan pentingnya klub untuk "terus menjalankan langkah-langkah yang diterapkan untuk menghilangkan aktivitas tersebut di area makanan."
Proyek Old Trafford yang Berkelas Dunia
Laporan ini diterbitkan hanya beberapa bulan setelah Manchester United mengumumkan rencana ambisius untuk merenovasi stadion mereka dengan anggaran yang mencapai 2 miliar. Proyek yang diprakarsai oleh Sir Jim Ratcliffe ini bertujuan untuk meningkatkan Old Trafford menjadi stadion bertaraf dunia.
Dalam pernyataannya pada waktu itu, Ratcliffe menyatakan: "Wilayah utara Inggris telah memenangkan 10 medali Liga Champions, sementara London hanya dua. Namun, London punya Wembley, Twickenham, Wimbledon, dan Olympic Village." Ia juga menambahkan: "Utara Inggris pantas memiliki stadion tempat timnas bermain, tempat final Liga Champions digelar dan tentunya stadion yang sesuai dengan status Manchester United. Stadion kami saat ini telah mengabdi selama 115 tahun, tapi sudah tertinggal dari arena terbaik dunia."
Masa depan Stadion Old Trafford
Di atas kertas, rencana untuk memperbarui Old Trafford terlihat sangat menggembirakan—sebagai ikon utara Inggris, lokasi final Eropa, dan simbol kejayaan Setan Merah. Namun, realitas di lapangan menunjukkan hal yang berbeda, dengan masalah mendasar seperti sanitasi yang masih belum terselesaikan. Temuan ini menjadi sebuah alarm bagi klub sebesar Manchester United, bukan sekadar aib.
"Jika stadion impian ingin diwujudkan, maka dasar-dasar seperti kebersihan tak bisa dikesampingkan."
Dengan harga tiket yang semakin tinggi dan proyek bernilai miliaran pound yang diumumkan, publik tentu berharap tidak lagi menemui tikus ketika menyaksikan pertandingan. Meskipun masa depan Old Trafford menjanjikan, kebersihan saat ini tetap menjadi prioritas yang harus diperhatikan.