Proyek Elite Games, Cara Timans Malaysia Cari Bibit Pemain Muda
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memiliki metode khusus dalam menemukan pemain muda berbakat yang diharapkan bisa memperkuat tim nasional di masa depan.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memiliki metode khusus dalam mencari talenta muda yang akan memperkuat tim nasional di masa depan. Untuk itu, FAM meluncurkan proyek bernama 'Elite Games'. Pelatih kepala Tim Nasional Malaysia U-23, Mohd Nafuzi Zain, mengungkapkan bahwa kelompok awal yang terdiri dari 26 pemain dari seluruh negeri akan dipanggil untuk mengikuti kamp pertama proyek ini, yang dijadwalkan berlangsung dari 23 hingga 26 Juni.
Kamp ini merupakan bagian dari persiapan untuk menyeleksi 30 pemain yang akan mengikuti pelatihan terpusat menjelang Kejuaraan ASEAN U-23 2025, yang akan diadakan di Jakarta dari tanggal 15 hingga 29 Juli.
"Kita punya banyak pemain muda yang potensial, makanya inisiatif Elite Games ini untuk memantau mereka sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan ASEAN U-23," ujar Mohd Nafuzi Zain.
"Kami akan mendatangkan pemain dari 23 hingga 25 Juni untuk latihan singkat, di mana kami akan melakukan pertandingan tanding di mana para pemain saling bertanding. Jika mereka tampil baik, mereka berpeluang untuk dimasukkan dalam skuad 30 orang untuk pemusatan latihan pusat ASEAN U-23," tambahnya.
Dengan demikian, FAM berusaha untuk mengidentifikasi dan mengembangkan bakat-bakat muda yang dapat berkontribusi pada kesuksesan tim nasional di masa yang akan datang.
Satu grup bersama Timnas Indonesia
Menurut pernyataan yang disampaikan, latihan terpusat untuk turnamen ASEAN U-23 dijadwalkan berlangsung antara tanggal 1 hingga 12 Juli. Setelah itu, tim akan berangkat menuju Jakarta pada 13 Juli. Malaysia akan berada di Grup A bersama Indonesia sebagai tuan rumah, Filipina, dan Brunei dalam Kejuaraan ASEAN U-23 2025. Tim nasional U-23 Malaysia akan memulai perjuangan mereka dengan menghadapi Filipina pada 15 Juli, dilanjutkan dengan pertandingan melawan Brunei pada 18 Juli, dan Indonesia pada 21 Juli.
Dari setiap grup, dua tim yang berhasil meraih posisi teratas akan melanjutkan ke semifinal yang direncanakan berlangsung pada 25 Juli. Sementara itu, perebutan tempat ketiga dan final dijadwalkan pada 29 Juli. Dengan demikian, tim U-23 Malaysia memiliki jadwal yang padat dan tantangan yang harus mereka hadapi untuk meraih kesuksesan dalam kejuaraan ini.
Proyek Malaysia
Direktur teknik Harimau Malaya, Tan Cheng Hoe, menjelaskan bahwa proyek 'Elite Games' lahir dari hasil diskusi dengan pelatih kepala tim nasional, Peter Cklamovski, dan Mohd Nafuzi. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada turnamen ASEAN U-23, tetapi juga bertujuan untuk membantu Mohd Nafuzi dalam persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia AFC U-23 2026 yang berlangsung pada 3 hingga 9 September, serta SEA Games 2025 di Thailand yang dijadwalkan pada 9 hingga 20 Desember.
Cheng Hoe juga berharap agar program ini dapat dilaksanakan setiap bulan. Fokus utama dari program ini adalah untuk mengidentifikasi bakat-bakat baru dari pemain U-20 dan U-18 di seluruh negeri, yang diharapkan dapat bergabung dengan skuad Harimau Malaya. Dengan adanya program ini, diharapkan akan muncul generasi baru pemain yang dapat membawa tim nasional menuju prestasi yang lebih baik di kancah internasional. Sumber: Thesun